Namun, berdasarkan pernyataan yang ada di situs Jepang IT Media, Nintendo menyebutkan bahwa laporan tersebut bukanlah laporan resmi, dan produksi Wii U akan terus dilanjutkan.
Jika Nintendo memutuskan untuk menghentikan produksi Wii U, maka hal ini akan sejalan dengan keputusan mereka untuk meluncurkan hardware yaitu Nintendo NX. Seperti yang dikutip dari The Verge, Nintendo kesulitan untuk mempopulerkan Wii U, yang diluncurkan di tahun 2012, setahun sebelum peluncuran Sony PlayStation 4 dan Microsoft Xbox One.
Wii U tidak memiliki kemampuan grafis yang mumpuni, fitur online dan dukungan untuk software pihak ketiga. Selain itu, tingkat mobilitas tablet Wii U juga lebih rendah jika dibandingkan dengan perangkat Android atau iOS.
Menurut Nintendo, mereka telah menjual kurang lebih 12,6 juta Wii U di seluruh dunia. Angka ini jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan angka penjualan PS4 yang mencapai angka 36 juta. Sebagai perbandingan, Nintendo berhasil menjual 100 juta Nintendo Wii dari tahun 2006 hingga tahun 2013.
Meskipun begitu, Nintendo juga memiliki kabar baik. Saham perusahaan mereka naik setelah mereka merilis aplikasi mobile pertama mereka, Miitomo. Saat ini, aplikasi tersebut berada di puncak daftar aplikasi gratis di Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News