Kesepakatan pembelian tersebut dilaporkan Recode, seharusnya selesai pada tahun ini, setelah menerima izin dari badan regulasi Amerika Serikat. Namun, penyelesaian transaksi ini terganjal perizinan yang belum diterima dari badan berwenang Tiongkok.
"Kami masih menunggu persetujuan dari pihak berwenang di Tiongkok. Dan kami berharap persetujuan tersebut telah kami peroleh pada awal kuartal pertama tahun depan," ujar salah perwakilan LeEco sebagai tanggapannya terhadap pertanyaan yang diajukan Recode.
Kesepakatan pembelian Vizio dinilai LeEco mampu memberikannya dukungan terkait kredibilitas dan eksistensi ritel di pasar Amerika Serikat, selaras dengan tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan operasinya secara cepat di pasar tersebut.
Selain membeli Vizio, LeEco juga telah mengakuisisi kantor pusat terdahulu Yahoo yang berlokasi di Santa Clara, senilai USD250 juta. LeEci juga telah merekrut sejumlah eksekutif pada jajaran atas.
CEO dan pemegang saham terbesar LeEco, Yueting, mengklaim perusahaannya telah bertumbuh dengan pesat, dibandingkan yang dapat ditangani perusahaan tersebut. Yueting juga menjanjikan untuk beroperasi dalam kondisi lebih berkelanjutan.
LeEco juga telah mengekspansi pasarnya di Amerika Serikat, melalui medium lain selain situs resmi miliknya, dengan menjual produknya via Best Buy, Amazon dan Target.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News