Untuk menunjukkan bahwa Edge lebih hemat daya, Microsoft lalu melakukan eksperimen untuk membandingkan daya yang diperlukan oleh beberapa browser besar yang banyak digunakan orang. Dari eksperimen ini, Microsoft menemukan bahwa Chrome memang boros baterai.
Menurut laporan The Verge, dalam eksperimen ini, Microsoft melakukan dua tes. Tes pertama dilakukan dalam kondisi laboratorium yang terkendali. Dalam tes ini, Microsoft menggunakan laptop yang sama dengan browser yang berbeda untuk menjelajah internet, seperti membuka berbagai situs, menonton video, membuka tab baru.

Pada tes kedua, Microsoft memutar video HD secara streaming. Mereka menemukan bahwa di tes ini, Chrome hanya bertahan selama 4 jam 19 menit. Sebagai perbandingan, Microsoft Edge dapat bertahan hingga 7 jam 22 menit.
Dalam tes pertama, Microsoft juga menemukan bahwa Opera dan Firefox menghabiskan daya yang lebih banyak. Untuk menunjukkan bahwa Edge dan Firefox lebih hemat daya dari Google Chrome, Microsoft bahkan telah membuat sebuah grafik.

Dengan melakukan hal ini, terlihat jelas bahwa Microsoft berusaha mendorong masyarakat untuk mulai menggunakan Edge. Sayangnya, ada beberapa fitur pada Chrome dan Firefox yang belum dimiliki browser Microsoft ini, seperti ekstensi.
Saat ini, ekstensi belum tersedia di Microsoft Edge, meski Microsoft menjanjikan dapat digunakan setelah peluncurkan Anniversary Update untuk Windows 10, yang diduga meluncur bulan Juli mendatang. Selain itu, Microsoft juga menjanjikan beberapa perbaikan untuk membuat Edge lebih hemat daya saat mereka meluncurkan update tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News