NeuraLink berkata mereka ingin fokus pada pasien dengan masalah syaraf terlebih dulu.
NeuraLink berkata mereka ingin fokus pada pasien dengan masalah syaraf terlebih dulu.

Elon Musk Punya Chip untuk Dipasang di Otak

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Juli 2019 15:57
Jakarta:NeuraLink, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk dan rekan-rekannya untuk menghubungkan otak manusia dengan komputer, telah meminta izin regulator Amerika Serikat untuk melakukan pengujian pada manusia.
 
Sistem buatan NeuraLink telah diuji pada monyet yang memungkinkan binatang itu untuk menggunakan komputer dengan otaknya, ungkap Musk.
 
NeuraLink berkata, mereka ingin fokus pada pasien yang memiliki masalah syaraf yang cukup parah.Namun, pada akhirnya, tujuan Musk adalah untuk bisa menghubungkan manusia dengan kecerdasan buatan, lapor BBC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perangkat yang NeuraLink kembangkan terdiri dari jarum kecil yang mengandung lebih dari 3.000 elektroda yang terhubung ke thread fleksibel -- lebih tipis dari rambut manusia -- yang dapat memonitor aktivitas dari 1.000 neuron.
 
Keuntungan dari perangkat ini, menurut NeuraLink, adalah ia dapat menargetkan kawasan tertentu dari otak. Ia juga dapat menganalisa rekaman data menggunakan machine learning, yang kemudian akan menentukan tipe stimulasi apa yang harus diberikan pada pasien.
 
Sayangnya, NeuraLink tidak menjelaskan bagaimana sistem buatan mereka menerjemahkan kegiatan otak atau bagaimana perangkat ini bisa menstimulasi sel otak.
 
"Kita tidak mendadak memiliki tali syaraf yang akan mengambil alih otak manusia," kata Musk. "Itu akan memakan waktu yang sangat lama." Sebagai gantinya, dia menjelaskan, perangkat ini memungkinkan seseorang untuk melakukan simbiosis dengan kecerdasan buatan.
 
Sebelum ini, Musk percaya, AI dapat menghancurkan umat manusia.
 
"Bahkan dalam skenario AI yang tidak jahat, kita akan menjadi tertinggal," katanya. "Dengan antarmuka mesin otak dengan bandwidth tinggi, kita bisa ikut serta dan memiliki pilihan untuk menyatu dengan AI."
 
Menghubungkan otak dengan antarmuka komputer akan menciptakan lapisan baru "kecerdasan super" di otak manusia, ungkap Musk. Menurutnya, hal ini sudah manusia dapatkan melalui ponsel mereka.
 
Musk juga mengaku, perangkat dari NeuraLink telah diuji coba pada monyet. Binatang tersebut dapat mengendalikan komputer dengan otaknya. Sekarang, NeuraLink akan meminta izin untuk melakukan pengujian pada manusia. Untuk itu, mereka perlu mendapatkan izin dari Badan Makanan dan Obat AS.
 
Musk juga berencana untuk merekrut lebih banyak peneliti. Saat ini, NeuraLink hanya memiliki 100 pekerja.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif