Logan berencana untuk melelang kartu Pikachu Illustrator pada awal bulan Januari 2026 mendatang. Sebagai informasi, kartu ini dikenal masyarakat sebagai salah satu aset paling berharga dalam dunia Pokemon Trading Card Game (TCG) dan menjadi simbol naiknya minat terhadap barang koleksi bernilai tinggi di pasar global.
Kartu yang akan dilelang oleh Logan Paul ini bukan sembarang kartu Pokemon biasa. Pikachu Illustrator awalnya dicetak di Jepang pada tahun 1997 sebagai penghargaan bagi pemenang kontes ilustrasi yang diselenggarakan oleh majalah CoroCoro Comic.
Karena hanya diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, kartu ini menjadi salah satu yang paling langka di dunia koleksi Pokemon. Sebagai informasi, versi milik Logan Paul memiliki peringkat tertinggi PSA 10 Gem Mint, menandakan kondisi hampir sempurna, membuatnya kian dicari oleh kolektor di seluruh dunia.
Faktanya, salinan kartu ini adalah salah satu yang paling prima dari seluruh contoh yang diketahui eksis, sehingga nilainya melambung tinggi di pasar koleksi berkualitas tinggi. Sementara itu, Paul memperoleh kartu ini pada tahun 2021 melalui transaksi yang memecahkan rekor dunia Guinness.
Paul membeli kartu ini dengan harga sekitar USD5,275 juta atau sekitar Rp88 miliar, menjadikannya sebagai salah satu kartu Pokemon termahal yang pernah dijual dalam lelang privat. Rekor ini kemudian dicatat oleh Guinness World Records sebagai transaksi pribadi tertinggi untuk sebuah kartu Pokemon.
Kini, setelah beberapa tahun memegang kartu tersebut, Paul memutuskan untuk melepasnya melalui lelang publik, peristiwa yang jarang terjadi karena sebagian besar kartu ultra-langka hanya berpindah tangan secara privat.
Kesepakatan lelang tersebut dibuat bersama Goldin Auctions, salah satu rumah lelang barang memorabilia dan koleksi terbesar di dunia. Perusahaan yang dipimpin Ken Goldin ini menawarkan uang muka senilai USD2,5 juta, atau sekitar Rp42 miliar, kepada Paul sebagai bagian dari kesepakatan awal, dan Paul juga akan menerima komisi dari penjualan akhir.
Lelang itu direncanakan akan digelar secara eksklusif melalui platform Goldin Auctions pada tanggal 12 Januari 2026. Menurut proyeksi awal, nilai akhir kartu Pokemon tersebut diperkirakan dapat meroket jauh di atas harga beli Paul, dengan perkiraan nilai penjualan antara USD7 juta hingga USD12 juta, sekitar Rp117 miliar hingga Rp201 miliar, bergantung pada respon pasar kolektor global.
Selain menjadi barang koleksi bernilai tinggi, keputusan Paul untuk melelang kartu langka ini juga menjadi momen menarik bagi investor dan kolektor modern. Paul pernah menyatakan bahwa koleksi seperti kartu Pokemon bisa menjadi bentuk aset alternatif, terutama bagi generasi muda yang mencari peluang di luar jalur investasi tradisional seperti saham atau real estate.
Dalam beberapa wawancara, Paul menyoroti bahwa nilai beberapa kartu langka seperti Pikachu Illustrator telah mengalami pertumbuhan signifikan selama dua dekade terakhir, memberikan nilai kembali tinggi di pasar barang koleksi, meskipun aset ini tetap membawa risiko volatilitas dan tidak memberikan pendapatan seperti dividen saham.
Sementara itu, ahli investasi mengingatkan bahwa barang koleksi memerlukan pengetahuan mendalam dan kehati-hatian karena nilainya sangat bergantung pada permintaan dan tren pasar, yang bisa berubah cepat tanpa jaminan stabilitas seperti pada investasi konvensional.
Lelang kartu ultra-langka seperti milik Paul tidak hanya penting dalam konteks nilai finansial, juga berdampak pada dinamika pasar koleksi Pokemon. Penjualan ini diperkirakan dapat mempengaruhi harga kartu langka lainnya dan menciptakan titik acuan baru bagi nilai barang serupa di seluruh dunia.
Banyak kolektor yang menantikan hasil akhir lelang ini, karena penjualan publik atas kartu ikon seperti Pikachu Illustrator sangat jarang terjadi. Hasilnya kemudian dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang seberapa tinggi minat kolektor terhadap kartu ultra-eksotis di pasar global, terutama di era nostalgia dan pengoleksian budaya pop menjadi sangat bernilai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News