Apple memerintahkan penghentian produksi panel OLED oleh BOE karena perubahan desain sirkuit.
Apple memerintahkan penghentian produksi panel OLED oleh BOE karena perubahan desain sirkuit.

Produksi OLED BOE untuk iPhone 13 Dihentikan

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 06 Mei 2022 08:22
Jakarta: Laporan baru mengklaim bahwa produksi panel layar OLED untuk iPhone 13 oleh BOE telah dihentikan sejak bulan Februari lalu. Penghentian produksi ini dilaporkan akibat penyesuaian desain lebar sirkuit yang dilakukan tanpa persetujuan dari Apple.
 
Menurut laporan media Korea Selatan The Elec, penurunan produksi panel OLED di fasilitas BOE ini dimulai dengan kelangkaan driver panel IC, yang diperoleh BOE dari LX Semicon, perusahaan semikonduktor asal Korea Selatan sekaligus pemasok untuk LG Display.
 
Mengutip GSM Arena, alasan lebih signifikan dari keputusan ini adalah karena BOE secara sepihak mengubah transistor film tipis, yang akan mempengaruhi arsitektur internal dari iPhone terbaru Apple tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun laporan ini juga menambahkan bahwa permasalahan tersebut tidak akan menjadi faktor pembatalan kerjasama antara kedua perusahaan teknologi tersebut. The Elec berasumsi bahwa Apple ingin mempertahankan pemasok OLED mitranya tersebut, sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada Samsung dan LG.
 
Selain itu, asumsi ini juga didasari oleh alasan bahwa Apple ingin memiliki posisi tawar menawar lebih baik. BOE diperkirakan juga akan memproduksi layar untuk iPhone 14, sebab pabrik B11 di Sichuan masih beroperasi meskipun dengan tingkat produksi lebih rendah.
 
Sebelumnya, informasi menampilkan mockup printed 3D baru dari iPhone 14 series beredar di internet, dan mengungkap bahwa ponsel baru ini, termasuk varian reguler, akan berbekal sensor kamera lebih besar, berpotensi memicu gundukan pada desain bodi perangkat lebih besar.
 
Selain itu, model keluaran tahun 2022 lain juga dilaporkan akan hadir dengan bezel lebih tipis jika dibandingkan dengan iPhone 13 series. Kini panel layar yang akan digunakan untuk seluruh model iPhone beredar di internet.
 
Sementara itu, Apple baru saja mengumumkan laporan finansial per kuartal untuk kuartal kedua tahun fiskalnya, yang berakhir pada tanggal 26 Maret lalu. Laporan tersebut menyampaikan berita baik untuk perusahaan berkantor pusat di Cupertino, California, Amerika Serikat tersebut.
 
Laporan tersebut mengungkap bahwa Apple mencetak rekor pendapatan pada kuartal yang berakhir di bulan Maret itu. Pendapatan Apple mencapai USD97,3 miliar (Rp1,413,3 triliun) pada kuartal tersebut.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif