CTI Group akan menghelat seminar bertajuk CTI IT Infrastructure Summit pada tanggal 13 Maret 2019.
CTI Group akan menghelat seminar bertajuk CTI IT Infrastructure Summit pada tanggal 13 Maret 2019.

CTI Gelar Infrastucture Summit Pada Maret, Angkat Topik AI

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 23 Februari 2019 09:49
Jakarta: PT Computrade Technology International (CTI Group) akan menghelat seminar infrastruktur TI bertajuk CTI IT Infrastructure Summit pada tanggal 13 Maret 2019 mendatang. Ajang ini mengusung teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai topik utamanya.
 
“AI memiliki peluang yang besar bagi semua industri. Adopsinya semakin luas, mulai dari deteksi penipuan dan dokumen palsu di sektor keuangan, memberikan rekomendasi medis bagi pasien, efisiensi transportasi melalui mobil otonom, hingga otomasi proses produksi di industri
manufaktur,” ujar Direktur CTI Group Rachmat Gunawan.
 
Meskipun demikian, AI memunculkan berbagai tantangan dalam pemanfaatannya di bisnis, seperti cara mendefinisikan kasus penggunaan di perusahaan, keterbatasan SDM ahli, dan ketersediaan infrastruktur memadai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui acara yang diadakan pada Maret, CTI berharap dapat membantu pelaku bisnis untuk memiliki wawasan dan pemahaman yang baik terkait alat dan langkah terbaik untuk mengimplementasi AI sehingga sesuai dengan visi perusahaan.
 
Menurut lembaga penelitian McKinsey, penerapan AI secara tepat dapat mengurangi biaya operasional bisnis, meningkatkan pendapatan, dan mengoptimalkan penggunaan aset perusahaan melalui 4P, yaitu proyeksi masa depan, produksi barang dan jasa dengan lebih murah, promosi produk secara tepat, dan peningkatan layanan terhadap pelanggan.
 
Sementara itu, adopsi AI oleh bisnis terus mengalami peningkatan menurut lembaga riset IDC. Di Asia Tenggara, tingkat adopsi AI naik dari 8 persen menjadi 14 persen. Dalam riset ini, Indonesia menduduki peringkat pertama dengan tingkat adopsi sebesar 24,6 persen.
 
Kemampuan AI dalam memberikaninsight bisnis yang akurat, meningkatkan proses otomatisasi, dan produktivitas disebut sebagai pemicu adopsi teknologi tersebut. AI merupakan teknologi yang menyimulasikan kecerdasan manusia sehingga komputer/mesin dapat memecahkan persoalan dan mengambil keputusan secara lebih cerdas dan manusiawi.
 
AI yang sudah banyak digunakan di kehidupan sehari-hari melalui penggunaan Google Search maupun asisten virtual seperti Siri, kini mulai digunakan untuk berbagai tujuan bisnis, antara lain meningkatkan layanan pelanggan (chatbot), deteksi penipuan, keamanan siber (pengenalan wajah), dan pengelolaan lalu lintas.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif