Kartu grafis NVIDIA seri GTX.
Kartu grafis NVIDIA seri GTX.

Seri NVIDIA GTX Juga Bakal Miliki Ray-Tracing

Teknologi nvidia hardware geforce rtx vga
Cahyandaru Kuncorojati • 20 Maret 2019 15:23
Jakarta: Komplain konsumen bahwa kartu grafis seri RTX dari NVIDIA mahal kini menemui solusinya. Seri NVIDIA RTX terkenal dengan teknologi ray tracing, namun kini teknologi tersebut tidak lagi eksklusif lagi.
 
Kemarin di ajang Game Developers Conference (GDC) 2019, NVIDIA mengumumkan teknologi tersebut juga bakal hadir di seri kartu grafis lama yaitu seri GTX. Dukungan ray-tracing bakal dihadirkan lewat driver terbaru di bulan April.
 
Dalam driver tersebut akan tersedia teknologi NVIDIA bernama DirectX Ray Tracing (DXR). DXR sendiri diperkenalkan oleh Microsoft pada acara GDC tahun lalu. DXR hadir dalam bentuk API yang memungkinkan komponen memiliki kemampun ray tracing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun demikian tetap saja framerate tinggi dengan mode ray-tracing yang aktif hanya bisa didapatkan pada kartu grafis seri RTX. Sepeti yang diketahui, kartu grafis seri GTX berbasis GPU Pascal tidak memiliki RT Core yang berfungsi mengolah dan menyajikan ray tracing.
 
RT Core juga tidak disediakan pada dua kartu grafis terbaru NVIDIA, GTX 1660 dan 1660 Ti meskipun berbasis GPU Turing seperti yang digunakan di seri RTX. Jadi update berupa DXR akan menambahkan beban kerja pada GPU atau CUDA core di seri GTX.
 
Nantinya tampilan dengan ray-tracing tetap bisa dihadirkan, tapi proses rendering dan shading tidak segesit seri RTX. Kabar baik ini, tetap masih meninggalkan pertanyaan, apakah efek dari ray-tracing di seri GTX akan bisa mengejar kualitas di seri RTX?
 
Untuk menikmati pengalaman ray tracing dari DXR, pengguna minimal harus menggunakan kartu grafis NVIDIA GTX 1060 6GB. Kartu grafis seri Titan yang berasiktektur GPU Pascal dan Volta juga masih akan kebagian dukungan DXR di NVIDIA Game Driver.
 
Seperti biasanya, baru ada beberapa game yang bisa mendukung ray-tracing DXR di kartu grafis seri GTX. Ada tiga game, yaitu Battlefield V, Shadow of the Tomb Raider, dan Metro Exodus. Strategi ini mungkin tidak akan berkontribusi terhadap penjualan kartu grafis RTX, tapi cukup mampu menjaga penggemarnya berpindah ke AMD.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif