Bukalapak menyebut masih mengembangkan inisiatif di bidang IoT, meski berharap segera diluncurkan.
Bukalapak menyebut masih mengembangkan inisiatif di bidang IoT, meski berharap segera diluncurkan.

Bukalapak Segera Luncurkan Insiatif IoT?

Teknologi bukalapak e-commerce
Lufthi Anggraeni • 10 Januari 2019 15:58
Jakarta: Bukalapak menyebut perkembangan teknologi sebagai salah satu pendorongnya untuk terus berinovasi, salah satunya di bidang Internet of Things (IoT). Masih dalam tahap pengembangan, Bukalapak berharap dapat segera meluncurkan inisiatif ini.

“Saat ini kami sedang mengembangkan unman retail, ritel tanpa orang. Karena ritel seharusnya sederhana, tak perlu manusia, tapi produknya bagus dan sehat,” ujar Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky.

Sementara itu menyoal perangkat pemindai, Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid menyebut merupakan salah satu bentuk IoT yang sudah dimulai oleh Bukalapak. Alat pemindai semacam vending machine ini disebut akan dihadirkan di kantor Bukalapak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Saat ini, lanjut Fajrin, alat pemindai tersebut masih dalam tahap inovasi dan belum secara resmi diluncurkan secara publik. Bukalapak berharap akan dapat meluncurkan produk inovasi di ranah IoT karyanya dalam waktu dekat di warung yang menjadi mitranya. Selain itu, Zaky mengaku saat ini Bukalapak tengah mengembangkan dan bereksperimen dengan pesawat tanpa awak, atau drone, yang dikabarkan akan digunakan sebagai alat pengiriman produk.

Namun, Zaky menyebut eksperimen di bidang drone ini masih dilakukan Bukalapak dalam skala kecil, dan dinilai sebagai proses yang tidak mudah. Zaku mengaku ingin menghadirkan drone lebih canggih untuk masyarakat.

“Kita ingin bikin drone yang lebih canggih lagi untuk masyarakat. Kalau bisa, drone yang bisa menghindar kalau ditembak pakai ketapel,” pungkas Zaky sembari bergurau.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi