Telegram. (AFP PHOTO / Alexander NEMENOV)
Telegram. (AFP PHOTO / Alexander NEMENOV)

Telegram Rilis Fitur Baru, Bisa Hapus Pesan Siapapun

Teknologi telegram
Ellavie Ichlasa Amalia • 26 Maret 2019 11:37
Jakarta:Kemampuan untuk menghapus pesan kini tidak hanya bisa ditemukan di Telegram, tapi juga berbagai aplikasi chatting lainnya. Namun, Telegram baru saja meluncurkan fitur baru, memungkinkan Anda untuk menghapus semua pesan di chat Anda, tidak peduli siapa yang mengirim pesan itu.
 
Sebelum ini, Anda hanya bisa menghapus pesan yang Anda kirim dalam waktu 48 jam. Sekarang, Anda bisa menghapus keseluruhan pembicaraan Anda di ponsel Anda dan ponsel teman berbicara Anda. Telegram menganggap fitur ini penting untuk melindungi Anda dari orang yang ingin menjatuhkan Anda dengan pesan yang pernah Anda kirim, lapor Engadget.
 
Pendiri Telegram, Pavel Durov mengatakan bahwa kini semakin banyak kasus penyalahgunaan pesan lama untuk menjatuhkan seseorang. Seperti yang disebutkan oleh The Verge, ini terjadi dengan sutradara Hollywood, James Gunn yang pernah dipecat Disney karena tweet lamanya yang dianggap bermasalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pesan lama yang telah Anda lupakan bisa digunakan untuk menyerang Anda beberapa puluh tahun kemudian," tulis Durov melalui kanal Telegram resminya. "Pesan yang Anda kirim ke pacar Anda di SMA bisa kembali menghantui Anda pada 2030 dan merusak karir Anda. Kita harus mengakui, walau teknologi enkripsi dan regulasi privasi terus berkembang, kita tidak punya kendali atas data kita."
 
Pada saat yang sama, fitur baru Telegram ini juga bisa disalahgunakan, menurut TechCrunch. Memang, fitur ini bisa digunakan untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang menyalahgunakan pesan yang Anda kirim, tapi seseorang juga bisa menghapus pesan tertentu untuk membuat percakapan palsu.
 
Selain itu, kriminal juga bisa menghapus bukti kejahatan. Seseorang juga bisa memanfaatkan fitur ini untuk mencaci maki orang lain lalu menghapus pesannya sehingga tidak ada bukti. Ini bisa dilakukan karena Telegram tidak meminta persetujuan pengguna lain ketika seseorang hendak menghapus pesan.
 
Durov mengatakan, Telegram sadar bahwa fitur ini mungkin akan salah digunakan. Namun, dia mengira bahwa fitur ini pada akhirnya akan memberikan lebih banyak keuntungan.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif