Alibaba Cloud mengumumkan kemitraan dengan dua rumah sakit untuk memanfaatkan teknologi deteksi COVID-19.
Alibaba Cloud mengumumkan kemitraan dengan dua rumah sakit untuk memanfaatkan teknologi deteksi COVID-19.

Alibaba Umumkan Ketersediaan Teknologi CT Image Analytics

Teknologi teknologi alibaba
Lufthi Anggraeni • 11 Mei 2020 17:36
Jakarta: Alibaba Cloud mengumumkan kemitraannya dengan dua rumah sakit di Indonesia sebagai upaya untuk membantu keduanya dalam memerangi Covid-19. Dalam kemitraan ini, Alibaba Cloud menyediakan teknologi analisis gambar CT Scan.
 
Teknologi tersebut diklaim Alibaba Cloud telah teruji dalam membantu rumah sakit mempercepat diagnosis kasus Covid-19. Teknologi ini didukung algoritma milik Alibaba Cloud yang dapat digunakan rumah sakit untuk menganalisa gambar CT scan.
 
Hasil analisis ini dapat digunakan untuk menjadi rujukan bagi dokter dalam melakukan diagnosis dengan basis data. Alibaba Cloud mengklaim analisa berbasis AI tersebut dilakukan oleh pihaknya sehingga data pribadi tidak tersimpan atau dapat diakses selama proses berlangsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, kedua rumah sakit yang menjadi mitra Alibaba Cloud tersebut yaitu Rumah Sakit Eka dan Rumah Sakit Omni. Selain itu, Alibaba Cloud dan mitra Medinesia membentuk portal thoraxcovid.id, ditujukan untuk mengirim gambar CT Scan pasien secara anonim untuk dianalisa oleh algoritma Alibaba Cloud.
 
Hasil analisa ini kemudian dikirimkan kembali ke portal sebagai referensi rumah sakit dalam membuat keputusan diagnosis. Alibaba Cloud mengklaim bahwa pihaknya membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk melakukan analisa dan mengirimkan hasilnya.
 
Layanan yang ditawarkan untuk rumah sakit ini disebut Alibaba Cloud dapat dimanfaatkan secara gratis selama tiga bulan pertama. Sebelumnya, Alibaba Cloud mengumumkan pada Maret lalu bahwa perusahaan menawarkan teknologi cloud dan AI untuk tenaga medis di seluruh dunia dalam perang melawan pandemi Covid-19.
 
Teknologi ini disebut dikembangkan dari volume 5.000 CT di Tiongkok, dipimpin oleh Alibaba DAMO Academy, sebuah inisiatif penelitian global oleh Alibaba. Teknologi ini diklaim memungkinkan pengujian melalui mesin 60 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan deteksi yang dilakukan oleh manusia.
 
Alibaba Cloud juga menyebut bahwa teknologi ini telah digunakan di lebih dari 160 rumah sakit di Tiongkok selama wabah Covid-19, dan tingkat akurasi pengujian dengan menggunakan teknologi ini diklaim secara signifikan meningkat.
 
Dengan demikian, deteksi untuk mendiagnosis Covid-19 menjadi lebih efisien. Selain itu, teknologi ini juga disebut telah berhasil membantu dokter di Tiongkok untuk membuat diagnosis secara cepat dan dengan tingkat akurasi hingga 96 persen.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif