Ilustrasi. (Dado Reuvic/REUTERS)
Ilustrasi. (Dado Reuvic/REUTERS)

Facebook Batasi Waktu untuk Permintaan Teman

Cahyandaru Kuncorojati • 27 Maret 2018 11:32
Jakarta: Facebook melakukan perbaikan total terhadap layanannya setelah didera kasus privasi data pengggunanya yang bocor dan dimanfaatkan tanpa izin.
 
Dikutip dari Tech Cruch, kini beberapa pengguna Facebook akan menemukan fitur terbaru pada halaman permintaan pertemanan atau Friend Request, yang sebetulnya sudah lebih dulu diimplementasikan Snapchat.
 
Fitur ini adalah batas waktu untuk menerima Friend Request. Apabila Anda melihat halaman Friend Request dan ada permintaan yang belum Anda setujui, maka di bagian tersebut terdapat keterangan bahwa permintaan pertemanan ini memiliki batas waktu.

Apabila hingga batas waktu yang ditentukan Anda tidak maka secara otomotis Facebook akan menghapus permintaan pertemanan tersebut dari halaman Friend Request Anda. Tentu saja Facebook punya alasan merilis fitur tersebut.
 
Facebook Batasi Waktu untuk Permintaan Teman
 
Facebook ingin penggunanya terbiasa untuk tidak melewatkan kesempatan menambah teman baru. Apabila penggunanya keberatan maka Facebook akan membantu Anda menghapus permintaan pertemanan tersebut.
 
Berdasarkan akun Facebook yang suda mendapatkan fitur tersebut, Facebook menyediakan batas waktu untuk menyetujui permintaan pertemanan hingga 14 hari.
 
Pihak Facebook sendiri mengatakan bahwa mereka tengah melakukan uji coba sehingga tidak semua pengguna Facebook menemukan fitur ini.
 
Facebook Batasi Waktu untuk Permintaan Teman
 
Fitur ini juga akan membantu akun Facebook dari sosok populer yang biasanya mendapatkan banyak permintaan pertemanan, namun tidak memiliki waktu untuk mengecek dan menyetujuinya satu per satu.
 
Tanpa disadari, sebetulnya fitur ini juga membuat pengguna Facebook lebih sering mengecek aplikasi, untuk mengetahui apakah ada permintaan pertemanan yang masuk. Hal yang mungkin membantu Facebook setelah kampanye yang mendorong pengguna menghapus akun Facebook mereka akibat kasus kebocoran data penggunanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA