Microsoft Patenkan Teknologi Perangkat Misterius

Riandanu Madi Utomo 16 Desember 2017 11:42 WIB
gadgetmicrosoft
Microsoft Patenkan Teknologi Perangkat Misterius
Microsoft daftarkan paten teknologi baru untuk perangkat misterius
Jakarta: Sebuah paten teknologi baru belakangan dilaporkan telah diajukan oleh Microsoft. Menurut Engadget paten tersebut memperlihatkan konsep sebuah perangkat seperti notepad yang memiliki dua layar dan bodi yang bisa dilipat.

Paten ini bisa saja menandakan bahwa Microsoft memang sedang menggarap perangkat mobile baru yang mungkin akan menggantikan peran smartphone di masa depan.

Menurut Endgadget, perangkat baru Microsoft ini digambarkan dalam tiga bentuk. Pertama, perangkat ini diperlihatkan dapat tampil seperti laptop namun dengan layar kedua sebagai keyboard virtual.


Sementara gambar kedua Microsoft emperlihatkan perangkat ini bisa digunakan seperti tablet. Dua bagian layarnya terlihat bisa digabungkan menjadi satu menggunakan engsel khusus.



Terakhir, perangkat ini diperlihatkan bisa tampil dengan bentuk seperti tenda dengan tampilan jam digital di layarnya. Dengan demikian, perangkat ini disimpulkan bakal memiliki layar yang bisa dilipat hingga 360 derajat.

Tentu saja fitur tersebut bakal membuat perangkat ini menjadi sangat fleksibel dan unik apalagi bentuknya terlihat kecil dan tidak lebih besar dari telapak tangan.

Perangkat lipat memang bukan merupakan konsep baru. Desain tersebut sudah beberapa kali ditampilkan oleh berbagai produsen perangkat. Beberapa yang telah ada di pasar saat ini adalah ZTE Axon M dan Lenovo Yoga Book.

Samsung juga pernah memberikan teaser sebuah perangkat mirip Galaxy Note namun dengan layar yang bisa dilipat.

Perangkat mobile dengan desain notepad memang sepertinya bakal lebih cocok dihadirkan oleh Microsoft yang memang sudah merajai sistem operasi untuk PC. Apalagi Microsoft sangat ambisius dalam mengembangkan Windows 10 yang diklaim bakal bisa dihadirkan di berbagai bentuk perangkat. Apakah perangkat dengan dua layar lipat ini salah satunya? Kita tunggu saja.



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.