Facebook resmi mengumumkan aplikasi menawarkan layanan kencan online bertajuk Dating.
Facebook resmi mengumumkan aplikasi menawarkan layanan kencan online bertajuk Dating.

Layanan Jodoh Facebook Resmi Tersedia di 20 Negara

Teknologi facebook
Lufthi Anggraeni • 07 September 2019 13:52
Jakarta: Facebook resmi mengumumkan aplikasi menawarkan layanan kencan online serupa Tinder, bertajuk Dating. Layanan ini terintegrasi dengan aplikasi utama Facebook sehingga pengguna tidak perlu membuat akun baru.
 
Pengguna hanya perlu menggunakan akun Facebook yang telah tersedia, meski Facebook juga menawarkan opsi kepada pengguna untuk menggunakan akun berbeda. Setelahnya, pengguna akan disuguhi daftar pengguna lain yang telah bergabung di program ini.
 
Kemudian, profil pengguna lain tersebut akan ditampilkan, serupa dengan cara kerja aplikasi Tinder. Namun pengguna tidak perlu menunggu untuk mendapatkan pasangan yang sesuai, karena dapat langsung mengirim pesan atau mengetuk tombol Like.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Facebook juga mengumumkan daftar fitur untuk menjadikan layanan kencan online karyanya lebih aman. Salah satu fitur ini memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi detail dari teman kencan kepada teman seperti lokasi langsung via Messenger.
 
Serupa Tinder, Facebook Dating juga dibekali dengan fitur Stories, dan pengguna dapat mengimpor konten yang diunggah di Facebook pada fitur ini. Dan pada akhir tahun, Facebook menyebut akan menghadirkan fitur berkemampuan mengimpor unggahan dari Instagram ke fitur ini.
 
Facebook optimistis layanan ini akan berguna bagi penggunanya, berkat popularitasnya yang tinggi, sehingga pengguna akan memiliki daftar calon pasangan potensial dari daftar Friends atau Followers.
 
Aplikasi baru ini juga akan berbekal fitur bertajuk Secret Crush, memungkinkan pengguna menambahkan orang ke dalam daftar dan mereka akan menerima pemberitahuan bahwa dirinya merupakan orang disukai pengguna lain.
 
Saat ini Facebook Dating tersedia di 20 negara, yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Kanada, Chili, Kolombia, Ekuador, Guyana, Laos, Malaysia, Mexico, Paraguay, Peru, Filipina, Singapura, Suriname, Thailand, Uruguay, Vietnam, dan Amerika Serikat.
 
Untuk pasar Eropa, Facebook menjanjikan layanan ini akan tersedia pada awal tahun 2020 mendatang. Di tengah kebahagian ini, Facebook juga diterpa kabar buruk dan lagi-lagi terkait dengan keamanan pada jejaring sosialnya.
 
Nomor telepon yang terhubung ke lebih dari 400 juta akun Facebook terdaftar secara online berhasil dibobol. Pembobolan ini menyebabkan server Facebook yang menyimpan 419 juta pengguna di beberapa basis data mengungkap nomor telepon penggunanya, termasuk dari 133 juta akun di Amerika Serikat, lebih dari 50 juta di Vietnam dan 18 juta di Inggris.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif