LINE juga medium untuk mengasah keterampilan dan kreativitas pengembangnya.
LINE juga medium untuk mengasah keterampilan dan kreativitas pengembangnya.

Bukan Hanya Tempat Kerja, LINE Jadi Medium Pengembang Berkreasi

Teknologi teknologi line
Lufthi Anggraeni • 26 November 2019 17:48
Tokyo: LINE mungkin lebih dikenal masyarakat sebagai aplikasi pesan instan yang menawarkan banyak stiker menarik, terutama bagi generasi muda. Namun, LINE kini tidak hanya menyoal pesan instan, dan telah melebarkan sayapnya di ranah lain, termasuk pembayaran non tunai.
 
Langkahnya dalam menghadirkan berbagai layanan, dari agregator berita, platform periklanan, layanan bantuan untuk pengguna, hingga layanan pembayaran ini juga tidak lepas dari kerja keras para pengembangnya.
 
Uniknya, bagi para pengembang LINE, perusahaan yang berkantor pusat di Tokyo Jepang ini bukan sekadar tempat bekerja dan mencari nafkah. LINE juga disebut pengembang sebagai medium mereka mengasah keterampilan dan kreativitas mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini selaras dengan budaya yang diterapkan LINE di perusahaannya, yaitu Take Ownership, Trust and Respect, serta Be Open. Berdasarkan tiga budaya itu, LINE menekankan kepada pengembang dan pegawainya untuk tidak pernah takut pada kegagalan dan mengambil risiko.
 
“Kami tidak ingin pegawai kami, terutama pengembang, takut pada kegagalan. Pengembang pasti mengalami kegagalan karena ranah mereka memang sulit. Jadi saat menemukan error, alih-alih mengkritik, kami berusaha untuk beri retrospektif dan bersama-sama mencari solusi, agar error ini tidak terjadi lagi,” ujar Chief Technology Officer LINE Corp Euivin Park.
 
LINE meyakini bahwa jika perusahaannya menghadirkan lingkungan yang bebas, serta memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada pengembang, maka mereka dapat memberikan hasil terbaik, melebihi ekspektasi perusahaan.
 
Selain itu, Global Engineer, Game Tech LINE Indonesia Matthew Rendy Tanudjaja menyebut bahwa LINE lebih memprioritaskan kualitas dibandingkan dengan kuantitas, dan memungkinkan pengembang untuk berkembang dalam hal kemampuan.
 
Budaya ini dinilai Matthew, sangat mendukung pengembang untuk meningkatkan kemampuan mereka. LINE menjelaskan bahwa budaya ini ditujukan untuk mendorong pengembang untuk bekerja dalam beragam proyek dan sukses di areanya masing-masing.
 
Upaya LINE dalam menghadirkan lingkungan menantang bagi pengembang juga ditujukan untuk mendorong partisipasi dan inisiatif pengembang di lingkungan kerja. Sebagai informasi, saat ini memiliki pusat pengembang, atau Developer Relations, di lima lokasi yaitu di ?Jepang, Korea, Taiwan, Thailand, dan Indonesia.
 
Developer Relations bertugas untuk menangani komunikasi strategis guna membangun hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dan tim pengembang. Tim Developer Relations juga terdiri atas tiga bagian, yakni Technical Evangelism Team, Developer Success Team, dan Developer Assistant Team.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif