Begini Ponsel Tanpa Poni Tanpa Bezel Vivo Nex

Ellavie Ichlasa Amalia 13 Juni 2018 11:18 WIB
vivo
Begini Ponsel Tanpa Poni Tanpa Bezel Vivo Nex
Vivo Nex.
Jakarta: Vivo mengumumkan smartphone flagship baru bernama Nex. Perusahaan asal Tiongkok itu mengklaim bahwa ponsel tersebut akan "memenuhi mimpi akan ponsel bezel-less". Nex didasarkan pada Apex, ponsel konsep yang dipamerkan oleh Vivo pada Mobile World Congress pada Februari. 

Seperti Apex, Nex menghindari poni pada layar. Sebagai gantinya, Vivo menyembunyikan kamera selfie di dalam bodi ponsel. Kamera itu hanya keluar ketika dibutuhkan, lapor The Verge.

Ini memungkinkan Vivo membuat rasio bodi dan layar 91,24 persen, meski, Vivo berkata, masih ada sedikit bezel pada bagian bawah layar Nex. 


Selain itu, Nex juga sudah menggunakan sensor sidik jari pada layar. Berbeda dengan Apex, area sidik jari ini tidak terlalu besar.

Kemungkinan, sensor sidik jari pada Nex akan berfungsi layaknya sensor sidik jari pada Vivo X21. Vivo berkata, sensor "generasi ketiga" mereka memang akan lebih cepat. 



Soal spesifikasi, Vivo Nex akan dilengkapi dengan hardware terbaik yang ada saat ini. Nex akan menggunakan Qualcomm Snapdragon 845 sebagai prosesor, RAM 8GB, baterai 4.000 mAh, memori internal 256GB dengan layar OLED 6,59 inci beresolusi 1080p+.

Menariknya, Vivo juga menyediakan varian dengan harga lebih terjangkau, yang menggunakan Snapdragon 710, RAM 6GB dan memori internal 128GB. 

Vivo Nex memiliki kamera utama 12MP dengan aperture f/1.8 yang didukung kamera 5MP dengan aperture f/2.4, sementara kamera depan memiliki resolusi 8MP aperture f/2.0. Vivo juga masih memasang port audio pada ponsel ini. Namun, Nex akan memiliki bodi yang cukup berat dan tebal dengan ketebalan 7,98 mm dan bobot 199 gram. 

Sayangnya, Vivo Nex hanya akan tersedia di Tiongkok dengan harga CNY4.998 (Rp11 juta), menjadikannya jauh lebih murah dari iPhone X yang dihargai CNY8.316 (Rp18 juta). 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.