Abhisht Arora, Head of Corporate Strategy at Zoom
Abhisht Arora, Head of Corporate Strategy at Zoom

Zoom Ungkap Masa Depan Gaya Kerja di Era Kolaborasi

Mohammad Mamduh • 23 September 2022 10:23
Jakarta: Zoom Video Communications mengungkap bagaimana masa depan berbagai perusahaan di era kolaborasi dalam acara G20 Digital Innovation Network di Nusa Dua, Bali.
 
Perusahaan di berbagai industri menghadapi tantangan unik dalam meningkatkan kolaborasi antar pekerja onsite dan jarak jauh.
 
Perkembangan perusahaan yang cepat dan semakin tersebarnya karyawan di berbagai tempat, menjadikan solusi komunikasi modern – yang memungkinkan tim bekerja sama dengan erat secara real-time – perangkat yang sangat penting untuk bisnis dengan berbagai skala.
 
"Inovasi merupakan sumber kekuatan transformasi digital di seluruh dunia. Dalam era kolaborasi masa kini, inovasi menjadi penting untuk mengatasi berbagai tantangan, serta menjamin konektivitas dan aksesibilitas digital,” kata Abhisht Arora, Head of Corporate Strategy at Zoom, saat pembukaan acara G20 Digital Innovation Network.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin mendukung pemerintah Indonesia dalam perjalanan transformasi digitalnya, sekaligus mendukung bisnis-bisnis dan konsumen lokal dengan teknologi yang sesuai untuk berpartisipasi dengan penuh makna dalam ekonomi digital."
 
Pandemi global telah menjadi katalis untuk transformasi digital di seluruh dunia seperti contohnya penggunaan acara virtual. Menurut Frost & Sullivan, dampak jangka panjang dan berkelanjutan dari pekerjaan hybrid dan penggunaan kanal digital mendorong pelaksanaan acara virtual secara besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang diperhitungkan untuk mencapai USD4,44 miliar pada tahun 2025 secara global, meningkat dari USD1,57 miliar pada tahun 2020.
 
Ada empat bidang yang menjadi fokus inovasi Zoom untuk mempercepat inovasi digital di masa depan:
 
1. Gaya kerja fleksibel
Zoom ingin menciptakan pengalaman kolaborasi yang lebih inklusif dan efektif di tempat kerja, rumah dan dalam perjalanan.
 
Sudah ada beberapa hal seperti Zoom Spaces, yang memungkinkan hotdesking fleksibel untuk reservasi tempat, dan Smart Gallery, fitur yang menggunakan perangkat keras dan kecerdasan buatan canggih untuk menciptakan video feeds individual bagi peserta yang berada di dalam ruangan.
 
2. Kolaborasi berkelanjutan
Zoom ingin memberikan rasa keterhubungan dan meningkatkan kolaborasi asinkron untuk tim dengan lokasi yang berbeda-beda, contohnya melalui Zoom Chat dan Zoom Whiteboard.
 
3. Teknologi imersif dan menarik
Zoom Apps memungkinkan para developer untuk melakukan pengaturan ulang (customize) pada video partisipan dan Zoom Contact Center yang memungkinkan personalisasi interaksi pelanggan di berbagai saluran, termasuk SMS, suara, video dan web chat.
 
4. Interaksi cerdas
Bermanfaat bagi semua orang, termasuk transkripsi otomatis dalam 30 bahasa dan penerjemahan teks secara langsung untuk 12 bahasa sebagai upaya dalam membantu mengatasi hambatan bahasa dan aksesibilitas.
 
Seiring dengan bisnis dan konsumen yang terus mengadopsi gaya kerja, hidup, dan belajar yang semakin digital, Zoom berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ini melalui kolaborasi dengan developer dan ISV.
 
Terdapat minat dari perusahaan digital native di seluruh Asia Pasifik dan ASEAN, yang memanfaatkan platform Zoom untuk membangun aplikasi atau mengintegrasikan teknologi inti Zoom ke dalam produk dan layanan mereka melalui API Zoom, SDK dan Zoom Developer Platform.
 
Zoom berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan secara keseluruhan, berinvestasi dalam jumlah besar pada talenta di Indonesia dan di seluruh Asia untuk memperluas tim dan operasional perusahaan.
 
Zoom akan terus membangun strategi bisnisnya di Asia yang mengutamakan pelanggan dan tetap mendorong inovasi sebagai fokus utama dari semua inovasi platform Zoom.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif