Vivo akan jadi perusahaan pertama yang menggunakan sensor pada layar. (Synaptics)
Vivo akan jadi perusahaan pertama yang menggunakan sensor pada layar. (Synaptics)

Vivo Jadi Vendor Ponsel Pertama Pasang Sensor Sidik Jari di Layar

Teknologi vivo smartphone
Ellavie Ichlasa Amalia • 16 Desember 2017 14:23
Jakarta: Perusahaan smartphone asal Tiongkok akan menjadi perusahaan pertama yang menanamkan sensor sidik jari pada layar, mengalahkan Apple dan Samsung. Vivo akan menjadi vendor smartphone pertama yang tidak lagi menggunakan sensor sidik jari fisik dan mulai menggunakan sensor yang tertanam pada layar. 

Setidaknya begitulah kata analis Patrick Moorhead, yang menulis sebuah artikel di Forbes tentang pengalamannya dalam menggunakan ponsel pra-produksi yang sudah dilengkapi dengan teknologi baru tersebut. 

Pada awalnya, Apple dikabarkan akan menggunakan sensor sidik jari yang tertanam pada layar untuk iPhone X. Namun, teknologi itu dirasa belum siap ketika iPhone X diluncurkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Akhirnya, Apple menghilangkan sensor sidik jari sama sekali dan menggunakan fitur pengenalan wajah, Face ID. Sementara Samsung juga dikabarkan sedang berusaha untuk membuat sensor sidik jari pada layar. 
 
Komentar Moorhead muncul seleah pembuat touchpad Synaptics mengumumkan bahwa mereka telah sukses membuat sensor sidik jari yang terintegrasi dengan layar. Mereka juga menyebutkan bahwa ponsel dengan fitur itu telah mulai diproduksi secara massal oleh salah satu dari 5 besar pembuat smartphone. Ketika itu, Synaptics tidak menyebutkan siapa tepatnya perusahaan tersebut, tapi spekulasi muncul bahwa perusahaan itu adalah Samsung, Huawei, Xiaomi atau Oppo dan bukannya Vivo. 

Di Amerika Serikat, Vivo tidak terlalu populer. Namun, di India dan Tiongkok, Vivo merupakan perusahaan pembuat smartphone terbesar ke-4.

Di Indonesia, nama Vivo juga mulai dikenal dengan berbagai smartphone selfie buatannya serta sederet artis yang menjadi brand ambassador. Alhasil, Vivo masuk ke peringkat 5 dalam daftar pembuat smartphone terbesar dunia, menurut data IDC. 


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi