Gesti dari Samsung Solve for Tomorrow
Gesti dari Samsung Solve for Tomorrow

Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Ditutup, Ini Temanya

Mohamad Mamduh • 28 Mei 2026 20:08
Ringkasnya gini..
  • Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, akses komunikasi yang inklusif bagi penyandang disabilitas masih menjadi tantangan besar.
  • Samsung Electronics Indonesia melalui program SFT berkomitmen untuk terus memfasilitasi kreativitas generasi muda.
  • Tahun ini, kompetisi mengusung tiga tema utama, yakni Sustainability & Environment, Sport & Technology, dan Education.
Jakarta: Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, akses komunikasi yang inklusif bagi penyandang disabilitas masih menjadi tantangan besar.
 
Menanggapi isu tersebut, empat mahasiswa Universitas Bina Nusantara Alam Sutera yang tergabung dalam tim KYGB menciptakan inovasi bernama Gesti Talk. Aplikasi berbasis Kecerdasan Buatan (AI) ini dirancang khusus untuk menjembatani kendala komunikasi yang sering dihadapi oleh teman tuli.
 
Tim KYGB yang terdiri dari Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys, mengembangkan Gesti Talk sebagai penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) secara real-time.

Dengan memanfaatkan teknologi Computer Vision, aplikasi ini mampu membaca koordinat gerakan tangan melalui kamera smartphone dan mengubahnya menjadi teks atau suara. Keberhasilan inovasi ini membawa tim KYGB meraih Juara 3 kategori Universitas pada ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025.
 
Nathanael Setiorahardjo, ketua tim KYGB, mengungkapkan bahwa ide ini bermula dari kepedulian terhadap keterbatasan interpreter bahasa isyarat yang mudah dijangkau. "Kami ingin menciptakan solusi yang dapat membantu mereka berkomunikasi secara lebih mandiri dan inklusif," ujarnya.
 
Selama mengikuti kompetisi SFT, mereka mendapatkan pendampingan intensif dari para mentor, mulai dari tahap ideasi hingga pengembangan model AI berbasis Long Short-Term Memory (LSTM) untuk memahami konteks bahasa isyarat secara akurat.
 
Samsung Electronics Indonesia melalui program SFT berkomitmen untuk terus memfasilitasi kreativitas generasi muda dalam menjawab tantangan sosial melalui pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan AI. Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, menekankan bahwa program ini adalah ruang bagi anak muda untuk mengasah keterampilan masa depan.
 
Bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat serta mahasiswa D3/D4/S1 di seluruh Indonesia yang memiliki ide inovatif, kesempatan untuk bergabung masih terbuka lebar. Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 akan segera ditutup pada 29 Mei 2026.
 
Tahun ini, kompetisi mengusung tiga tema utama, yakni Sustainability & Environment, Sport & Technology, dan Education. Calon peserta dapat mendaftarkan timnya melalui situs resmi Samsung Solve for Tomorrow untuk mulai menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA