Perolehan nilai kamera iPhone 11 di DxOMark melampaui perolehan nilai iPhone XS Max.
Perolehan nilai kamera iPhone 11 di DxOMark melampaui perolehan nilai iPhone XS Max.

Nilai iPhone 11 Lampaui XS Max di DxOMark

Teknologi teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 24 Januari 2020 15:02
Jakarta: Apple iPhone 11 memperoleh nilai pengujian kamera DxOMark secara keseluruhan sebesar 109, mengalahkan iPhone XS Max baik di pengujian dalam kategori foto dan video. Nilai ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan iPhone XR.
 
Jika dibandingkan dengan smartphone unggulan Apple generasi saat ini, nilai video iPhone 11 mengusung selisih 1 poin dari nilai iPhone 11 Pro, sebab keduanya berbekal fitur identik dan kualitas gambar serupa.
 
Mengutip GSM Arena, hal ini telah diprediksi sejumlah pihak, bahwa iPhone 11 memperoleh nilai lebih rendah pada hasil pengujian kamera telefoto. Sebab ponsel ini kurang mampu dalam menyuguhkan kualitas foto yang baik saat dipotret memanfaatkan fitur zoom.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini mempengaruhi perolehan nilai secara signifikan antara iPhone 11 dan iPhone 11 Pro, pada kategori gambar tidak bergerak. Kamera utama 26mm dan ultrawide 13mm mampu menyuguhkan performa hampir serupa dengan dua model iPhone berharga lebih tinggi.
 
Perbandingan foto hasil karya iPhone 11 dan iPhone 11 Pro yang disematkan secara berdampingan menampilkan bahwa foto tersebut pada dasarnya identik. iPhone 11 memang tidak mampu masuk ke dalam daftar 10 smartphone terbaik.
 
Namun, perolehan nilai iPhone 11 ini mampu mengalahkan Huawei P20 Pro, Samsung Galaxy Note 9 dan Google Pixel 3. Sebagai pengingat, perolehan nilai iPhone XS Max gagal melampaui Huawei P20 Pro.
 
Sebelumnya, Apple dilaporkan telah mengakuisisi perusahaan AI bernama Xnor.ai dengan kisaran nilai sebesar USD200 juta (Rp2,7 triliun). Akuisisi ini disebut setara dengan akuisisi Apple terhadap perusahaan AI pada tahun 2016 lalu.
 
Sebagai informasi, akusisi perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI) sebelumnya juga disebut menelan biaya sebesar USD200 juta (Rp2,7 triliun). Sementara itu, Xnor.ai diklaim meraih ketenaran berkat kemampuannya untuk menawarkan teknologi AI terintegrasi dalam perangkat.
 
Hal ini berarti bahwa Machine Learning dan kemampuan pengenalan gambar akan dapat ditawarkan di perangkat dengan dukungan chipset kelas bawah, tanpa harus melalui layanan komputasi cloud.
 
Sementara itu, rumor yang berkembang menyebut bahwa iPad Pro dengan dukungan jaringan 5G akan dirilis pada tahun 2020 ini. Berdasarkan informasi dari rantai pemasok, Taiwan Advanced Semiconductor Engineering tengah bersiap untuk memasok teknologi antenna dalam kemasan untuk tablet baru berteknologi 5G.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif