Fujifilm mengumumkan kehadiran FUJIFILM X-Pro3 di Indonesia.
Fujifilm mengumumkan kehadiran FUJIFILM X-Pro3 di Indonesia.

Fujifilm X-Pro3 Masuk Pasar Indonesia

Teknologi teknologi fujifilm
Lufthi Anggraeni • 29 Oktober 2019 21:04
Jakarta: Fujifilm mengumumkan kehadiran kamera generasi terbaru pada seri X, yaitu FUJIFILM X-Pro3, di Indonesia. Kamera ini akan secara resmi menyapa konsumen Indonesia pada akhir bulan November ini.
 
X-Pro3 hadir dengan bodi yang diklaim tahan lama berkat penggunaan bahan titanium pada bagian eksterior, didukung oleh teknologi pengerasan permukaan DuratectTM. Sementara itu, kerangka internal bodi kamera terbuat dari campuran magnesium, dengan fitur Weather sealing, diklaim menjadikan kamera ini tahan debu dan kelembaban.
 
Selain itu, X-Pro3 juga berbekal hybrid viewfinder, menggunakan panel EL organik beresolusi 3,69 juta titik. Panel EL organik diklaim menawarkan rasio kontras tinggi lebih dari 1: 5000 dan pencahayaan maksimum 1500cd/m2, guna menampilkan detail terbaik bahkan dalam bayangan dan sorotan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Panel EL organik juga mencakup 97 persen dari ruang warna sRGB, memberikan reproduksi warna yang lebih akurat. Di bagian belakang LCD memori warna sekitar 1,28 inci, dilindungi dengan kaca yang dikeraskan.
 
Layar sentuh LCD layar miring dengan resolusi tinggi 1,62 juta titik dapat berputar 180 derajat.
Sementara itu, kamera ini menggunakan sensor 26.1MP X-Trans TM2 CMOS 4 dan mesin pemrosesan gambar X-Processor 4.
 
Dukungan firmware baru pada generasi ini juga diklaim Fujifilm memungkinkan AF Phase Detection untuk memotret pada pencahayaan -6EV atau sangat redup. Fujifilm turut membekali X-Pro3 dengan CLASSIC Neg Film Simulation yang mensimulasikan film warna negatif untuk digunakan pada foto sehari-hari.
 
Kamera X-Pro3 juga didukung berbagai aksesoris opsional seperti BLC-XPRO3 leather case dan MHG-XPRO3 hand grip. Kamera ini juga dilengkapi fungsi Electronic Range Finder, jendela EVF kecil ditampilkan dalam OVF untuk membantu memeriksa pengaturan elektronik.
 
Selain itu, kamera juga berkemampuan menangani beberapa eksposur hingga 9 frame dalam mode Additive, Average, Comparative Bright, atau Comparative Dark. Kesembilan frame ini bertujuan menggabungkan gambar yang diambil dari berbagai sudut pandang atau pada waktu yang berbeda menjadi satu gambar.
 
Sebagai informasi, X-Pro3 memiliki port USB Type-C (USB3.1 Gen1), untuk mengisi daya baterai kamera dan mentransfer data.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif