Apple dikabarkan tengah mengembangkan ipad berdesain lipat.
Apple dikabarkan tengah mengembangkan ipad berdesain lipat.

Apple Garap iPad Lipat?

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 08 Juli 2019 09:54
Jakarta: Tren perangkat berdesain lipat kini tengah marak diusung oleh produsen perangkat mobile. Tren ini kini turut merambah Apple yang dilaporkan tengah mengkaji konsep ini secara lebih serius.
 
Menurut analis yang dikutip GSM Arena, perusahaan berkantor pusat di Cupertino, California, Amerika Serikat ini tengah mengembangkan iPad dengan layar fleksibel, berukuran antara 11 inci hingga 15 inci.
 
Informasi dari analis ini turut menyebut bahwa Apple berencana meluncurkan tablet lipatnya ini paling cepat pada tahun 2020 mendatang. Informasi ini juga menyebutkan soal prosesor high-end A-series Apple dengan kapabilitas 5G.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Persiapan menyoal prosesor 5G ini turut mengindikasikan pekerjaan rumah bagi Apple untuk meluncurkan smartphone dengan dukungan jaringan ini terlebih dahulu, sebelum fokus pada perangkat tablet berdesain lipat tersebut.
 
Sebelumnya, Apple diperkirakan akan segera merilis model atau ukuran baru MacBook Pro. Salah satu dokumen sertifikasi yang didaftarkan Apple kepada FCC dilaporkan telah mendapatkan persetujuan dari badan regulasi perangkat telekomunikasi Amerika Serikat tersebut.
 
Dokumen ini dilaporkan ditujukan untuk MacBook Pro model 13 inci tanpa dukungan Touch Bar. Selain itu, dokumen yang didaftarkan kepada FCC ini mencantumkan A2159 sebagai nomor model laptop Apple itu.
 
Apple dikabarkan akan berhenti menggunakan desain keyboard butterfly switch yang mengundang kontroversi. Pada 2015, Apple meluncurkan desain baru untuk keyboard pada laptopnya, yaitu butterfly switch.
 
Ini merupakan salah satu bagian dari usaha mereka untuk membuat laptop menjadi semakin tipis dan ringan. Namun, para pengguna memprotes bahwa keyboard tersebut membuat tombol sering tertekan dua kali atau bahkan tak tertekan.
 
Sementara itu, Apple merilis informasi terkait dengan permintaan pemerintah untuk data pengguna selama paruh kedua tahun tahun 2018 lalu. Apple menyebut bahwa pemerintah Tiongkok mengirimkan sebanyak 689 permintaan untuk mengakses informasi terkait perangkat Apple.
 
Namun, permintaan tersebut ditujukan untuk 137.595 perangkat, tujuh kali lebih banyak dari jumlah perangkat yang dicantumkan pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam permintaannya, dan separuh dari jumlah total di seluruh dunia.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif