Inti terdalam ini merupakan bola paduan besi dan nikel, dijelaskan profesor Hrvoje Tkal?i?, merupakan catatan fosil dari sejarah peradaban kuno Bumi. Hingga saat ini, sains baru mengenali empat lapisan pada inti Bumi, terdiri dari kerak, mantel, inti luar dan inti dalam.
Mengutip Engadget, ilmuwan menemukan inti tersembunyi dengan mempelajari gelombang seismik yang bergerak bolak-balik melintasi seluruh diameter Bumi hingga lima kali. Sebagai informasi, penelitian sebelumnya melihat hal ini hanya sebagai pantulan tunggal.
Gelombang gempa menyelidiki tempat di dekat pusat pada sudut yang menyarankan struktur kristal berbeda di dalam lapisan terdalam. Secara efektif, paduan tersebut memiringkan waktu tempuh gelombang saat mereka melewatinya.
Temuan ini membuka cara baru untuk menginvestigasi inti terdalam, menurut penulis pemimpin Thanh-Son Pham. ANU juga meyakini bahwa temuan pada inti Bumi terdalam tersebut mengindikasikan peristiwa masa lalu yang memiliki dampak signifikan pada inti planet ini.
Seperti yang dijelaskan peneliti kepada The Washington Post, temuan ini juga membantu menjelaskan formasi dari medan magnetik Bumi. Medan ini memainkan peran besar dalam mendukung kehidupan, sebab melindungi Bumi dari radiasi berbahaya dan menjaga air bergerak ke luar angkasa.
Insight ini juga disebut akan membantu penelitian terkait dunia lain. Mars diyakini sebagai planet tandus karena kehilangan medan magnetnya kira-kira empat miliar tahun lalu, tanpa perlindungan terhadap angin matahari dan badai debu yang menghanyutkan atmosfer dan lautan.
Sementara itu, pemburu exoplanet dapat memanfaatkan pengetahuan ini untuk mencari planet potensial untuk ditinggali. Kehadiran struktur inti serupa Bumi tidak menjamin adanya indikasi terkait kelangsungan hidup, tetapi mungkin berperan dalam mempersempit calon planet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News