Astronom berhasil memotret lubang hitam atau Black Hole dari jarak cukup dekat.
Astronom berhasil memotret lubang hitam atau Black Hole dari jarak cukup dekat.

Pertama Kalinya, Black Hole Berhasil Dipotret

Teknologi antariksa luar angkasa poptech
Lufthi Anggraeni • 11 April 2019 09:08
Jakarta: Astronom berhasil memotret foto pertama lubang hitam atau Black Hole di luar angkasa, digadang sebagai revolusi dalam pemahaman manusia tentang obyek misterius di alam semesta.
 
Foto tersebut menampilkan lingkaran debu dan gas, menelusuri bagian luar dari lubang hitam berukuran sangat besar, terletak pusat galaksi Messier 87, berjarak 55 juta tahun cahaya dari Bumi, seperti yang dilaporkan The Guardian.
 
Sebagai informasi, lubang hitam atau Black Hole merupakan pintu jebakan kosmik lokasi material dan cahaya yang tidak dapat keluar dari lubang tersebut setelah masuk, dan tergolong sangat sulit untuk dilihat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun pada observasi terbaru, astronom mengamati hingga mendekati ambang batas lubang ini untuk pertama kalinya. Observasi ini disebut menjadi pencerahan yang melampaui hukum fisika yang ada saat ini.
 
Foto terobosan ini dipotret oleh Event Horizon Telescope (EHT), jaringan terdiri dari delapan teleskop radio yang mencakup lokasi dari Antartika ke Spanyol dan Chile, dan melibatkan lebih dari 200 ilmuwan.
 
Gambar ini menampilkan gambaran sekilas pertama secara langsung dari cakram akresi lubang hitam, berupa cincin seperti donat dengan bahan debu dan gas yang secara terus-menerus menarik benda langit yang berada di dekatnya.
 
EHT juga berhasil mengabadikan radiasi yang dipancarkan oleh partikel di dalam cakram lubang hitam. Radiasi tersebut dilaporkan bersuhu miliaran derajat, sembari berputar di sekitar lubang hitam dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya, sebelum menghilang tersedot lubang.
 
Sementara itu, gambar menyerupai bulan sabit yang tertangkap teleskop EHT merupakan partikel di sisi cakram yang berputar ke arah Bumi dan terlempar ke arah planet ini dengan lebih cepat sehingga tampak lebih terang.
 
Sedangkan bayangan gelap di bagian dalam menandai tepi dari horison, titik lokasi partikel benda langit tidak lagi dapat keluar setelah tersedot masuk. Titik ini menjadi lokasi dengan gaya tarik gravitasi terkuat dari lubang hitam.
 
Lubang hitam pertama kali diprediksi oleh teori relativitas Einstein, meski Einstein mengaku skeptis terkait dengan kehadiran obyek luar angkasa ini. Sejak itu, astronom berupaya mengumpulkan bukti terkait kehadiran lubang kosmik ini.
 
Pengumpulan bukti ini salah satunya dilakukan melalui pendeteksian gelombang gravitasi yang baru-baru ini tercatat melintasi alam semesta saat gelombang tersebut saling bertabrakan.
 
Pertama Kalinya, Black Hole Berhasil Dipotret
(foto: The Guardian)
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif