Nikon Bawa Mirrorless Full Frame Nikon Z7 dan Nikon Z6
Nikon akhirnya meluncurkan dua kamera mirrorless berformat full frame, Nikon Z 7 dan Nikon Z 6.
Jakarta: Nikon mengumumkan kehadiran dua kamera mirrorless FX full-frame di Indonesia, Nikon Z7 dan Nikon Z6. Bersamaan dengan pengumuman ini, Nikon turut memperkenalkan jajaran lensa Nikkor Z, dengan mount berdiameter lebih lebar.

"Karena saat ini melihat market mengarah pada mirrorless dan sudah saatnya Nikon berada pada pasar ini. Tidak merasa terlambat, karena Nikon lebih memilih survei terlebih dahulu dan tidak mau mengeluarkan produk sembarangan" ujar General Manager Of Imaging Division Nikon Indonesia, Sukimin Thio.

Nikon Z7 hadir lensa berkekuatan 45,7MP dengan rentan sensitivitas standar ISO 64-256000. Sedangkan Z6 merupakan kamera all-purpose FX-format, memiliki kualitas piksel sebesar 24,5MP dengan rentan sensitivitas standar ISO 100-51200.


Kedua kamera ini disebut berbekal fitur full frame dengan pencahayaan dari sisi belakang, teknologi sensor Fx format CMOS, dengan local plane phase detection Af piksel. Selain itu, kamera ini juga didukung oleh mesin pemprosesan gambar terbaru, yaitu Expeed 6.

Sistem AF Hibrida yang mendukung kedua kamera tersebut diklaim Nikon, dibuat agar cakupan area menjadi lebih luas, mampu mencapai 90 persen dari area bidikan. Sistem AF Hibrida ini dibuat menggunakan algoritma yang dioptimalkan untuk teknologi sensor FX Format.

Untuk merekam video, Nikon Z 7 dan Nikon Z 6 diklaim mampu menghasilkan rekaman berkualitas full-HD/120p yang hasilnya video 4K UHD menggunakan full-pixel readout. Selain itu kamera ini juga didukung oleh fungsi color depth dan twelve stop serta timecode.

Keduanya turut dibekali dengan teknologi vibration reduction, diklaim mampu menghasilkan kompensasi gerak pada kelima sumbu. Efeknya sama dengan kecepatan shutter mencapai 5,0 stop, dan kecepatan continuous shooting untuk Z7 rata-rata 9 fps dan 12 fps untuk Z6.

Selain meluncurkan 2 kamera mirrorless, Nikon juga meluncurkan 3 lensa kamera. Diantaranya NIKKOR Z 24-70mm f/4 S, wide angle prime NIKKOR Z 35 mm f/1.8 S, serta standard prime NiKKOR Z 50 mm f/1.8 mm.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.