Headset VR baru Quacomm akan bisa terhubung ke PC secara nirkabel.
Headset VR baru Quacomm akan bisa terhubung ke PC secara nirkabel.

Qualcomm Garap Headset VR Nirkabel Anyar

Teknologi qualcomm
Ellavie Ichlasa Amalia • 19 Maret 2019 09:34
Jakarta:Qualcomm mengembangkan headset VR yang bisa terhubung ke PC secara nirkabel. Headset ini akan diluncurkan pada tahun ini dan akan didemonstrasikan pada Game Developer Conference di San Francisco.
 
Proyek bernama "Boundless XR for PC" ini akan menggunakan prosesor Snapdragon 845 yang dipadankan dengan chip 802.11ad, memungkinkannya terhubung ke PC dengan bandwidth60GHz.
 
Sama seperti Oculus Quest, headset ini bisa digunakan tanpa dihubungkan ke PC. Namun, ketika ia berada di dekat sebuah PC, ia bisa digunakan untuk mengakses aplikasi atau bermain game di PC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mungkin, headset seperti ini akan menjadi tren di industri Mixed Reality, lapor CNET.
 
Head of IoT, Qualcomm, Hugo Swart menjelaskan cara kerja headset baru Qualcomm. Headset ini sama seperti headset VR yang Qualcomm pamerkan pada tahun lalu.
 
Dengan Snapdragon 845 dan fitur eye-tracking, headset ini bisa digunakan tanpa bantuan PC atau ponsel. Hanya saja, berkat koneksi nirkabl 60GHz, headset ini juga bisa terhubung ke PC dengan latensi 16ms.
 
Ketika terhubung ke PC, komputer akan mengirimkan gambar dan konten game sementara headset akan mengirimkan informasi pelacakan ruang ke PC. Satu hal yang menarik adalah proses komputasi akan dibebankan pada headset VR dan juga PC.
 
Mengingat sebagian komputasi akan dibebankan pada headset dengan Snapdragon 845, Swart menjelaskan, ini berarti, Anda bisa menggunakan prosesor dengan kelas yang lebih rendah dari PC yang dibutuhkan oleh headset VR kebanyakan. Meskipun begitu, kemungkinan besar, Anda akan tetap memerlukan GPU kelas atas.
 
Selain itu, PC atau konsol yang akan terhubung ke headset ini juga sudah harus dilengkapi dengan WiFi 802.11ad, memungkinkannya untuk terhubung dengan software Qualcomm yang memungkinkan komunikasi ini terjadi. Menurut Qualcomm, developer tidak perlu mengubah konten game agar bisa dimainkan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif