Foto: Lintasarta
Foto: Lintasarta

Lintasarta dan Starlink Akselerasi Pemerataan Akses Digital Nasional

Mohamad Mamduh • 08 Januari 2026 10:23
Jakarta: Lintasarta mengumumkan penguatan kolaborasi dengan Starlink, layanan internet berbasis teknologi satelit orbit rendah dari SpaceX. 
 
Sejak penandatanganan kerja sama pada Agustus 2024, kolaborasi ini mencatat perkembangan signifikan. Implementasi layanan Starlink yang dikelola Lintasarta telah tumbuh lebih dari 400% dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
 
Peningkatan adopsi yang pesat ini didorong oleh sektor industri, pemerintahan, serta wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), yang menunjukkan kebutuhan nyata akan konektivitas yang cepat, andal, dan mampu menjangkau area yang sulit terhubung.

Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menegaskan bahwa kolaborasi ini lebih dari sekadar menghadirkan konektivitas. “Kolaborasi ini bukan sekadar menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia. Kami memastikan teknologi diterapkan dengan tata kelola yang kuat, keamanan yang terjaga, serta manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Zulfi.
 
Lebih lanjut, Zulfi Hadi menambahkan bahwa kerja sama dengan Starlink adalah elemen penting dalam penguatan posisi Lintasarta sebagai AI Factory dalam Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group.
 
Lintasarta membangun posisinya di atas empat pilar utama: Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Layanan Starlink diintegrasikan dengan infrastruktur cloud, cybersecurity, dan ekosistem kolaborasi AI milik Lintasarta untuk menghadirkan solusi end-to-end berstandar enterprise.
 
Dari pihak Starlink, Andrew Matlock, Director of Commercial Sales SpaceX, turut menegaskan komitmen jangka panjang perusahaannya untuk berkontribusi pada pembangunan infrastruktur digital Indonesia.
 
“Bersama Lintasarta, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” kata Andrew.
 
Keandalan layanan ini terbukti saat terjadi bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Kecepatan deployment teknologi satelit memungkinkan pemulihan jaringan operator seluler dan pelanggan korporasi dapat dilakukan secara signifikan lebih cepat. Pendekatan managed service yang diterapkan Lintasarta memastikan seluruh operasional Starlink sesuai dengan standar industri terbaik, termasuk kepatuhan terhadap regulasi nasional.
 
Ke depan, Lintasarta dan Starlink akan terus memperluas jangkauan layanan secara nasional dan mengeksplorasi inisiatif kolaboratif untuk mendukung sektor-sektor strategis, mulai dari industri, layanan publik, pendidikan, hingga kesehatan, dalam semangat Empowering Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan