Mengutip Gizmochina, perangkat ini akan membawa desain modern, performa tinggi, baterai besar, serta sistem pendingin aktif berupa kipas internal terintegrasi langsung ke bodi ponsel. Pembaruan ini menunjukkan perubahan strategi Redmi dalam menghadirkan pengalaman perangkat kelas atas yang fokus pada performa stabil.
Strategi itu terutama untuk penggunaan berat seperti gaming atau tugas komputasi intensif. Bocoran spesifikasi yang beredar mencakup layar berkualitas tinggi, chipset kuat, dan beberapa peningkatan lain yang relevan dengan tren smartphone premium saat ini.
Salah satu fitur yang paling menonjol dari Redmi K90 Ultra adalah kipas pendingin internal, diprediksi akan menempatkan Xiaomi mengikuti tren ponsel dengan sistem pendingin aktif. Mesin kipas ini dirancang untuk membantu menjaga suhu komponen tetap stabil saat perangkat bekerja berat.
Mesin kipas ini terutama dirancang untuk menjaga suhu stabil pada proses yang memicu panas tinggi seperti bermain game dalam durasi lama atau menjalankan aplikasi berat. Keberadaan kipas internal ini menjadikan Redmi K90 Ultra berbeda dibandingkan dengan banyak perangkat flagship lain yang hanya mengandalkan sistem pendingin pasif.
Tren ini diperkirakan akan menjadi salah satu fitur menarik di tahun 2026 untuk perangkat dengan kapasitas komputasi tinggi, tetapi masih relatif langka di pasar umum. Redmi K90 Ultra diprediksi akan ditenagai oleh MediaTek Dimensity 9500, bukan varian Plus yang kerap sering ditemui pada generasi sebelumnya.
Chipset ini berada di kelas atas keluarga Dimensity, memberikan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi energi, ideal jika dipadukan dengan sistem pendingin aktif seperti kipas internal. Pemilihan Dimensity 9500 menunjukkan fokus Redmi pada performa andal tanpa harus menunggu peluncuran chipset lebih overclocked atau varian premium.
Kombinasi ini juga membantu menjaga harga tetap kompetitif di segmen flagship tanpa kehilangan kemampuan multitasking atau gaming intensif. Bocoran tersebut juga menyebutkan bahwa Redmi K90 Ultra akan berbekal layar OLED 6,8 inci dengan resolusi 1,5K tajam dan mendukung refresh rate tinggi.
Dukungan refresh rate ultra-tinggi memberikan pengalaman visual lebih mulus untuk navigasi UI, scrolling, hingga gameplay kompetitif. Layar besar dan responsif ini diprediksi akan menjadi salah satu poin jual utama perangkat ketika diluncurkan nanti, karena memberikan pengalaman multimedia dan gaming lebih imersif.
Redmi K90 Ultra juga dilaporkan memiliki baterai besar, dengan kapasitas dikabarkan mencapai angka 10.000 mAh. Kapasitas baterai ini sangat besar dibandingkan dengan rata-rata perangkat flagship lain, menjanjikan daya tahan penggunaan seharian bahkan dalam aktivitas berat.
Kendati berkapasitas baterai besar, perangkat ini masih diperkirakan mengusung dimensi bodi relatif ramping dengan ketebalan sekitar 8,5 mm, menunjukkan kombinasi desain ergonomis dan daya tahan tinggi.
Selain itu, perangkat diperkirakan akan mengusung sertifikasi IP68, memastikan ketahanan terhadap debu dan air, meskipun memiliki elemen mekanik seperti kipas pendingin internal. Redmi K90 Ultra diperkirakan juga akan dibekali fitur modern lain seperti sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, serta rangka berbahan metal kuat.
Perangkat ini diprediksi akan diluncurkan pada sekitar bulan Mei atau Juni 2026 di Tiongkok. Sejauh ini, belum tersedia informasi resmi dari Xiaomi mengenai tanggal rilis atau ketersediaan global perangkat ini.
Namun, mengikuti pola generasi sebelumnya, Redmi K90 Ultra berpotensi akan rilis terlebih dahulu di pasar Tiongkok sebelum diperluas ke wilayah lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News