Oppo Juga Siapkan Tiga Desain Ponsel Lipat?
Desain smartphone lipat Oppo.
Jakarta: Desain smartphone lipat memang belum menjadi tren yang populer, tapi vendor seperti ZTE sudah mencobanya dengan merilis ZTE Axon M yang memiliki dua layar.

Samsung dan LG sebagai salah satu produsen panel smartphone juga tidak kalah berlomba menghadirkan produk tersebut. Kini datang kabar bahwa Oppo juga sudah berencana ikut mengembangkan smartphone desain lipat.

Dikutip dari Android Headlines, Oppo dikabarkan telah mendaftarkan paten untuk tiga desain smartphone lipat sekaligus. Pertama adalah desain layaknya ponsel lipat atau clamshell, tapi seluruh permukaannya diisi oleh layar.


Dalam desain gambar yang beredar, Oppo membekali sebuah kantung udara atau airbag untuk menghindari panel display atau layarnya rusak karena dilipat. Informasi dan gambar desain ini dibagikan oleh situs asal Belanda, LetsGoDigital.

Tujuan dibuat kantung udara ini adalah sebagai ruang untuk menyimpan udara yang terperangkap di dalam smartphone saat ditekuk sehingga menghasilkan desain rangka yang fleksibel.

Desain kedua adalah smartphone lipat Oppo menggunakan engsel sehingga memiliki dual screen layaknya ZTE Axon M. Perbedaannya adalah engsel tersebut tidak memisahkan layar seperti ZTE Axon M sehingga membuatnya seperti dua buah smartphone yang disatukan.



Justru engsel tersebut disembunyikan di bagian dalam layar dan panel layar tetap memiliki kemampuan melengkung dan dilipat sehingga tetap terlihat sebagai perangkat dengan satu layar tapi dengan dimensi menyerupai tablet.

Sementara desain ketiga mungkin yang paling ekstrem di antara lainnya. Desain smartphone lipat Oppo ini hadir dengan tiga layar yang bisa dilipat dua kali sehingga menjadi satu layar.

Desain ini juga masih menggunakan mekanisme engsel dan magnet untuk membuat ketiga layarnya melekat saat dilipat menjadi satu.

Belum diketahui apakah paten desain yang didaftarkan ini akan diciptakan ke bentuk nyata namun LetsGoDigital mengetahui bahwa paten ini semuanya didaftarkan sejak 22 Februari 2018 lalu.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.