Kominfo Resmi Blokir Tik Tok
Ilustrasi: The Star Online
Jakarta: Tik Tok diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Alasannya karena aplikasi untuk menyanyi lip-sync itu mengandung banyak konten negatif, khususnya untuk anak-anak. 

"Kami sudah mengoordinasi dengan Kementerian PPA dan KPAI," kata Rudiantara saat dihubungi oleh Medcom.id.

"Kami juga sudah menghubungi TikTok untuk membersihkan kontennya."


Lebih lanjut Rudiantara menjelaskan, proses pemblokiran TikTok sama seperti Bigo. Aplikasi untuk streaming tersebut memang sempat diblokir oleh Kominfo. Namun, situsnya kembali bisa diakses setelah pihak Bigo "membersihkan" konten yang tampil. 

"Ada puluhan staf Bigo yang bertugas membersihkan konten Bigo untuk Indonesia, karena itu, Bigo kami buka lagi," kata Rudiantara.

"Sebenarnya, platform live streaming seperti TikTok bagus untuk mengekspresikan kreativitas, tapi jangan disalahgunakan untuk hal yang negatif."

Rudiantara menegaskan, selama konten dalam sebuah aplikasi atau layanan memastikan bahwa konten di dalamnya tidak melanggar peraturan, maka ia tidak akan mendapat masalah dari Kominfo.

Contoh konten yang dianggap tidak bersih antara lain konten yang mengandung pornografi, ujaran kebencian dan kekerasan.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.