Menurut Engadget, DPT-RP1 menyuguhkan sejumlah perbaikan jika dibandingkan dengan pendahulunya. Mengusung ukuran layar yang sama yaitu 13,3 inci, tablet ini mengalami peningkatan dalam hal resolusi, dari 1200x1600 dot menjadi 1650x2200 dot.
Selain itu, tablet Sony E Ink baru ini juga hadir dengan dimensi lebih tipis dan bobot lebih ringan, dengan dukungan teknologi NFC untuk membuka kunci. Sayangnya, serupa dengan pendahulunya, model ini masih berbekal kemampuan untuk hanya dapat membaca file dalam format PDF.
Namun, Sony juga menghadirkan kemampuan membaca tersebut dengan aplikasi Digital Paper App untuk desktop, mengubah situs dan dokumen ke dalam format PDF dan mengirimkannya secara nirkabel ke DPT-RP1.
Pengguna perlu mengirimkan kembali dokumen yang telah diedit ke komputer penghubung, untuk mengunggahnya ke cloud, karena perangkat tidak memiliki kemampuan tersebut. Perangkat ini dijadwalkan untuk diluncurkan di Jepang pada 5 Juni mendatang.
Sementara itu di ranah smartphone, Sony dikabarkan tengah mengembangkan perangkat terbarunya, mengusung nama Xperia L1. Informasi ini muncul setelah pendaftaran sertifikat baru di Rusia yang diajukan Sony beredar.
Sony juga dilaporkan akan menghentikan produksi perangkat konsol PlayStation generasi ketiganya, yang akan dimulai dari Jepang. Sementara itu, pengguna telah dapat memainkan game PS4 di PC dengan memanfaatkan PlayStation Now.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News