Pluang.
Pluang.

Pluang Ungkap Maraknya Akun Telegram Palsu Berkedok Investasi

Cahyandaru Kuncorojati • 01 Januari 2026 11:44
Jakarta: Pluang mengeluarkan peringatan resmi kepada pengguna dan masyarakat luas terkait maraknya akun Telegram palsu yang mengatasnamakan perusahaan tersebut. Modus penipuan ini dinilai berpotensi menjerat korban melalui janji keuntungan cepat dan pendampingan trading ilegal.
 
Dalam keterangan resminya, Pluang menyebut telah menemukan puluhan akun bodong yang mencatut nama dan logo resmi perusahaan. 
 
Akun-akun tersebut digunakan pelaku untuk menawarkan berbagai skema investasi tidak sah, termasuk ajakan masuk grup eksklusif hingga penawaran titip dana. 

Pluang menegaskan bahwa seluruh bentuk penawaran tersebut bukan bagian dari layanan resmi perusahaan. Komunikasi resmi Pluang, khususnya melalui Telegram, hanya dilakukan secara satu arah melalui kanal resmi dan tidak pernah menghubungi pengguna secara personal untuk menawarkan produk investasi. 
 
Dalam siaran persnya, Pluang memaparkan sejumlah ciri akun penipuan yang perlu diwaspadai pengguna. Salah satunya adalah akun yang mengirim pesan pribadi terlebih dahulu dan menjanjikan profit tinggi dalam waktu singkat tanpa penjelasan risiko. 
 
Pelaku juga kerap meminta transfer dana ke rekening pribadi atau dompet digital di luar sistem resmi aplikasi Pluang. Selain itu, akun palsu biasanya meminta data pribadi bersifat rahasia atau mengarahkan pengguna ke tautan yang tidak berkaitan dengan domain resmi pluang.com. 
 
Modus lain yang kerap digunakan adalah menyamar sebagai admin dengan nama pengguna yang mirip akun resmi, namun disertai tambahan angka atau karakter tertentu. 
 
Pluang juga mengingatkan bahwa daftar akun Telegram palsu yang beredar dapat terus bertambah. Oleh karena itu, pengguna diimbau hanya berinteraksi dengan kanal resmi Pluang yang telah terverifikasi. 
 
Untuk Telegram, Pluang menegaskan hanya terdapat satu akun resmi, yakni @OfficialPluang. Kanal resmi lainnya meliputi Instagram, Twitter/X, dan TikTok dengan nama pengguna @pluang_id, serta situs resmi mereka.
 
Jika pengguna mulai merasa ragu atau menemukan indikasi penipuan, Pluang meminta agar segera menghubungi layanan pelanggan resmi. Pengguna dapat mengirim email ke tanya@pluang.com atu menghubungi live chat melalui aplikasi Pluang, atau menelepon Pluang Care.
 
Sebagai langkah pencegahan, Pluang juga mengimbau pengguna untuk melaporkan akun palsu yang ditemukan kepada platform media sosial terkait serta menyertakan tangkapan layar sebagai bahan laporan ke tim bantuan Pluang. 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan