Drive Hyperion sendiri dirancang sebagai platform siap pakai untuk robotaxi dan kendaraan tanpa pengemudi, dengan tujuan menghadirkan mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Ekosistem ini semakin kuat dengan bergabungnya sejumlah mitra strategis dari berbagai sektor, di antaranya Aeva, AUMOVIO, Astemo, Arbe, Bosch, Hesai, Magna, Omnivision, Quanta, Sony, dan ZF Group.
Para mitra tersebut akan berkontribusi dalam pengembangan unit kontrol elektronik serta sensor yang kompatibel dengan platform NVIDIA, mulai dari kamera, radar, lidar, hingga ultrasonik. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat integrasi teknologi otonom ke dalam kendaraan produksi massal.
Ali Kani, Wakil Presiden NVIDIA, menegaskan bahwa segala sesuatu yang bergerak pada akhirnya akan menjadi otonom. Drive Hyperion ditenagai oleh dua chip NVIDIA Drive AGX Thor berbasis arsitektur Blackwell, yang mampu menghadirkan 2.000 FP4 teraflops atau sekitar 1.000 INT8 TOPS komputasi real-time.
Kapabilitas ini memungkinkan sensor fusion 360 derajat, model AI berbasis transformer untuk persepsi lingkungan, serta integrasi vision-language-action models dan generative AI guna mendukung pengambilan keputusan cerdas di jalan raya.
Selain kekuatan komputasi, NVIDIA juga memperkenalkan Halos, sebuah kerangka kerja keselamatan dan keamanan siber yang mencakup inspeksi, validasi, sertifikasi, hingga simulasi berskala besar. Halos dirancang untuk membangun kepercayaan regulator, pengembang, dan masyarakat terhadap teknologi kendaraan otonom.
Tak hanya itu, NVIDIA meluncurkan keluarga model AI baru bernama Alpamayo, yang dioptimalkan khusus untuk Drive Hyperion. Model ini bertujuan mempermudah pengembangan kendaraan otonom level 4 bagi produsen mobil penumpang maupun armada komersial.
Dengan ekosistem yang semakin luas, NVIDIA menargetkan percepatan adopsi kendaraan otonom di berbagai sektor transportasi global. Kehadiran mitra internasional, teknologi komputasi mutakhir, serta kerangka keselamatan yang komprehensif diyakini akan menjadi fondasi penting menuju era mobilitas masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News