Koran tersebut menjelaskan, ada banyak kasus ketika pengguna Facebook dihubungi menggunakan akun palsu yang mengklaim dirinya sebagai eksekutif Facebook. Akun palsu tersebut kemudian akan menyebutkan bahwa pengguna telah mendapatkan ratusan ribu dollar karena memenangkan undian.
Namun, para "pemenang" ini akan diminta untuk mengirimkan ratusan dollar dalam bentuk gift card iTunes atau ribuan dollar secara kontan sebelum mereka bisa mendapatkan hadian undian tersebut, lapor Engadget.
New York Times menemukan 205 akun Facebook dan Instagram yang mengklaim sebagai Zuckerberg atau Sandberg. Sebanyak setidaknya 51 akun di antara akun-akun tersebut melakukan penipuan lotre.
Setelah artikel tentang penipuan ini dipublikasikan, Facebook menghapus semua akun terkait. Juru bicara perusahaan mengatakan, menemukan akun-akun palsu itu tidak mudah dan mereka akan terus berusaha memperbaiki diri.
Akun palsu adalah sesuatu yang dilarang oleh Facebook. Namun, itu tidak menghentikan orang-orang untuk membuat akun palsu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News