Felix Kjellberg alias PewDiePie.
Felix Kjellberg alias PewDiePie.

Namanya Disebut Pelaku Penembakan, Ini Respons PewDiePie

Teknologi youtube Penembakan Selandia Baru
Ellavie Ichlasa Amalia • 16 Maret 2019 20:10
Jakarta:Bintang YouTube PewDiePie menanggapi laporan yang mengatakan, pelaku penembakan massal di Selandia Baru sempat menyebutkan namanya ketika dia menyiarkan penembakan yang menewaskan 49 orang.
 
PewDiePie, yang memiliki nama asli Felix Kjellberg, berkata bahwa dia merasa "muak" ketika namanya disebut oleh sang terduga teroris, yang mendorong orang-orang untuk mengikuti PewDiePie dalam videonya, menurut laporan Business Insider.
 
"Baru saja dengar laporan menyedihkan dari Christchurch, Selandia Baru," tulis Kjellberg di Twitter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya merasa muak karena nama saya disebutkan oleh orang ini. Saya turut berduka cita atas meninggalnya korban dan mendukung keluarga serta siapapun yang hidupnya terpengaruh oleh tragedi ini."
 
Pernyataan "ikuti PewDiePie" adalah sesuatu yang sering digaungkan. Kjellberg adalah salah satu akun dengan jumlah pengikut paling banyak di YouTube.
 
Dan banyak para penggemarnya yang mendorong orang lain untuk mengikuti Kjellberg, terutama karena kini dia tengah bersaing ketat dengan kanal T-Series dalam hal jumlah pengikut.
 
Selama berkarir sebagai YouTuber, Kjellberg telah membuat pernyataan kontroversial yang terkadang dianggap sebagai rasis atau terlalu nasionalis. Namun, dia tidak pernah mendukung aksi kekerasan.
 
Masih belum diketahui mengapa sang terduga teroris menyebutkan nama PewDiePie. Dalam manifesto terkait penembakan ini, sang pelaku memang menyebutkan rencananya untuk melakukan serangan ini dengan cara yang membuat perhatian orang-orang tertuju padanya.
 
Ketika video penembakan muncul, Facebook dan YouTube segera menghapusnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif