Peluncuran Huawei seri Mate 30 di Munich, Jerman
Peluncuran Huawei seri Mate 30 di Munich, Jerman

Mate 30 dan Mate 30 Pro Resmi Muncul, Dukung Jaringan 5G

Teknologi huawei
Mohammad Mamduh • 19 September 2019 22:20
Munich: Huawei secara resmi memperkenalkan smartphone unggulan terbaru mereka, Mate 30 Series. Sama seperti seri sebelumnya, seri teranyar ini terdiri dari Mate 30 dan Mate 30 Pro.
 
Huawei memberikan banyak pembaruan, terutama dari segi desain. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Huawei Consumer Business Group Richard Yu dalam acara peluncuran yang digelar di Munich, Jerman.
 
Seperti rumor yang telah beredar sebelumnya, Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro mengusung model kamera baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tahun lalu, kami menggunakan model kotak, yang akhirnya diikuti produsen lain,” ungkap Richard Yu sambil menunjukkan desain kamera belakang iPhone 11. Ini langsung mengundang tawa dari sejumlah tamu undangan dan wartawan yang hadir.
 
Mengusung tagline “Rethink Possibilities”, Huawei mengklaim memberikan sentuhan baru dari banyak aspek, terutama hardware. Dari bodinya, Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro tidak punya banyak perbedaan.
 
Richard mengatakan bahwa layar merupakan satu komponen yang mendapatkan inovasi. Caranya adalah memperluas tampilan tanpa memberikan dampak terhadap dimensi bodi secara keseluruhan.
 
Satu hal yang menarik pada Mate 30 Pro adalah ketiadaan tombol volume fisik. Fungsi pengatur suara lewat tombol khusus yang tak terlihat, dan terpasang pada posisi biasa tombol volume fisik terpasang.
 
Mate 30 dan Mate 30 Pro Resmi Muncul, Dukung Jaringan 5G
 
Dengan begitu, pengguna hanya perlu menggeser jari mereka ke atas atau bawah untuk mengatur volume. Huawei Mate 30 mengusung layar 6,62 inci, sedangkan Mate 30 Pro 6,53 inci. Versi Pro mungkin terlihat lebih kecil, tetapi mengusung model edge, dengan panel yang Huawei sebut Flex OLED.
 
Layar ini menampilkan resolusi 2400 x 1176 dan rasio aspek horizontal 18,4:9. Resolusi layar 2340 x 1080 berlaku untuk Mate 30, dengan rasio aspek horizontal 19,5:9.
 
Kamera Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro mengusung konsep baru. Huawei menamainya Halo Ring. “Ini terinspirasi dari desain kamera profesional,” ungkap Richard.
 
Model bingkai melingkar membungkus empat kamera, dengan kemampuan dan fungsi yang berbeda untuk Mate 30 dan Mate 30 Pro. Pembahasan kamera ini akan kami hadirkan dalam artikel terpisah.
 
Huawei akhirnya menanamkan prosesor terbaru mereka yang diumumkan pada ajang IFA 2019. Kirin 990 menjadi pertama digunakan pada Mate 30 dan Mate 30 Pro, dengan dukungan jaringan 5G. Prosesor ini menjanjikan peningkatan pada performa komputasi, pemrosesan visual yang lebih tajam, dan efisiensi kinerja yang lebih baik.
 
Kirin 990 dirancang dengan fabrikasi 7nm. Di dalamnya ada 8 inti CPU yang terbagi dalam tiga cluster, yakni dua Cortex-A76 2,86Ghz, dua Cortex-A76 2,36Ghz, dan empat Cortex-A55 1,95Ghz. Jika membandingkannya dengan proesor generasi lalu, Huawei mengklaim efisiensi daya bisa mencapai lebih dari 50 persen.
 
Untuk baterainya, Huawei Mate 30 punya daya 4.500 mAh, dan Mate 30 Pro 4.200 mAh. Meski lebih kecil, Richard mengaku tidak akan berdampak pada daya tahan operasional harian. Ini juga diklaim didukung oleh pengisian daya cepat yang sama seperti seri Mate 20, dan mendapatkan peningkatan pada pengisian secara nirkabel.
 
Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro hanya menyediakan satu macam RAM dan memori internal. RAM 8GB dan memori 128GB untuk Mate 30, di harga EUR799 atau setara Rp12 juta.
 
Mate 30 Pro punya RAM 8GB dan memori 256GB, dipatok EUR1099 atau sekitar Rp17 juta. Mate 30 Pro tersedia dalam versi 5G, yang dihargai EUR1199 atau setara Rp18,8 juta. Belum ada informasi lebih jauh mengenai harga dan ketersediaan wilayahnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif