Lenovo Buka Toko Tanpa Kasir, Apa yang Dijual?

Ellavie Ichlasa Amalia 06 November 2018 10:49 WIB
lenovo
Lenovo Buka Toko Tanpa Kasir, Apa yang Dijual?
Sebelum masuk, pembeli harus melambai ke arah tablet.
Jakarta: Lenovo membuka toko kelontong tanpa kasir, mengikuti jejak Alibaba, JD, dan Amazon. Perusahaan pembuat komputer itu baru saja membuka toko tanpa kasir di Beijing, Tiongkok, minggu lalu. Di toko itu, Anda akan bisa membeli mi instan, minuman, dan kudapan kecil lain. 

Untuk bisa masuk ke Lenovo Lecoo Unmanned Store, Anda harus melambai ke arah tablet dengan kamera, yang akan menggunakan sistem pengenalan wajah untuk mengidentifikasi profil akun mereka.

Lalu, sama seperti sistem Amazon Go, para pelannggak lalu akan bisa mengambil barang yang mereka inginkan dan keluar begitu saja. Biaya dari barang-barang yang mereka beli akan secara otomatis dipotong dari akun mereka, lapor The Verge


Memang, Lenovo dikenal sebagai perusahaan pembuat komputer, ponsel, dan perangkat smart home.

Namun, toko kelontong Lecoo mereka utamanya menjual makanan. Banyak perusahaan teknologi Tiongkok yang membuat hardware akhirnya memutuskan untuk membuka toko tanpa kasir yang menjual kudapan.

Misalnya, toko Hema milik Alibaba menjual berbagai jenis minuman dan makanan laut yang masih segar. Sementara toko JD menjual keripik dan dendeng. 

Saat ini, masyarakat Tiongkok telah aktif menggunakan pembayaran mobile seperti yang disediakan oleh WeChat dan Alipay. Karena itu, tidak sulit untuk mendorong mereka mencoba berbelanja di toko tanpa kasir. 

Lenovo berkata, mereka menggunakan toko ini sebagai "program percobaan" untuk mencoba teknologi baru mereka, termasuk untuk memperbaiki sistem pengenalan wajah pada ponsel dan smartphone mereka.

Jadi meskipun menjual makanan terdengar aneh untuk dilakukan oleh sebuah perusahaan teknologi, pada akhirnya semua ini saling berhubungan. 

Ke depan, Lenovo juga berharap akan bisa menambahkan fitur yang memungkinkan konsumen langsung memesan ke toko dan barang belanjaannya akan diantarkan ke rumah atau mesin pembuat kopi yang bisa tahu kopi favorit pembeli. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.