MediaTek dilaporkan tengah berdiskusi dengan produsen untuk menyematkan chipsetnya di smartphone high-end.
MediaTek dilaporkan tengah berdiskusi dengan produsen untuk menyematkan chipsetnya di smartphone high-end.

MediaTek Ingin Benamkan AI di Ponsel High-End

Teknologi mediatek
Lufthi Anggraeni • 31 Desember 2018 13:49
Jakarta: MediaTek tengah berupaya membenamkan chipset karyanya di smartphone high-end. Perusahaan asal Taiwan ini dilaporkan tengah berdiskusi dengan produsen smartphone seperti Apple, Samsung, dan Xiaomi untuk mencari peluang kerja sama bisnis.

Digitimes menyebut dengan menawarkan chip berperforma tinggi untuk perangkat low end, dapat mendukung upaya MediaTek masuk dan memperoleh pangsa pasar di kelas menengah.

Sementara itu, penggunaan fitur canggih seperti kemampuan kecerdasan buatan (AI) akan mencegah MediaTek dan perusahaan serupa untuk memperoleh akses ke ponsel high-end. Hal ini diperkirakan menjadi alasan MediaTek tidak mampu memperoleh traksi via Helio X30.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ketidakmampuan tersebut mendorong MediaTek untuk menghentikan proses produksi Helio X30 dan mengembangkan chip Helio X untuk perangkat high-end. MediaTek berencana menggunakan teknologi AI untuk menjual chipset di berbagai pasar berbeda termasuk komputer, komunikasi, elektronik konsumen, dan industri otomobil.

Untuk pasar smartphone, MediaTek harus berhadapan dengan fakta bahwa produsen ponsel mulai merancang teknologi AI karya mereka, untuk disematkan pada chipset.

Sementara itu, Qualcomm masih peluang besar di pasar ini, berkat penyematan di perangkat yang terkait pasar Amerika Serikat.

MediaTek mebaru-baru ini merilis Helio P90 yang ditujukan untuk perangkat kelas menengah. Chipset ini diproduksi menggunakan proses 12nm, sehingga berbekal AI Processing Unit (APU) multi-core.

Pembekalan APU multi-core ini diklaim mampu menawarkan performa empat kali lebih baik dari chipset Helio P60 dan P70. APU ini memungkinkan produsen ponsel untuk memberikan konsumen kemampuan memotret foto berkualitas tinggi pada ponsel dengan penawaran harga lebih terjangkau.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi