Mengutip Ubergizmo, Apple menyebut bahwa permasalahan ini dapat terjadi jika suhu di sekitar perangkat terlalu panas dan pengguna memutar konten dengan kecerahan tinggi dalam kurun waktu yang lama.
Untuk memperbaiki permasalahan ini, Apple menyarankan pengguna MacBook Pro untuk menghentikan aplikasi yang mungkin mengonsumsi banyak sumber daya, sedangkan pengguna Pro Display XDR disarankan untuk mengaktifkan mode referensi pada monitor.
Apple juga menyarankan pengguna untuk menurunkan suhu ruangan, dan menutup atau menyembunyikan jendela pada desktop yang mungkin menampilkan atau memutar konten beresolusi HDR.
Apple menyebut bahwa jika permasalahan ini masih terjadi meski suhu di sekitar telah lebih dingin, kurang dari 77 Farenheit atau 25 Celcius, pengguna perlu menghubungi layanan yang ditawarkan perusahaannya.
Dengan demikian, permasalahan ini diperkirakan bukan sebagai yang terjadi pada seluruh perangkat, dan informasi ini menandai permasalahan pertama yang terjadi pada Pro Display XDR sejak dirilis pada beberapa tahun lalu.
Sebelumnya, pengguna laptop Apple yaitu MacBook tampaknya harus menunda rencana melakukan update sistem operasi ke macOS 12.2 atau Monterey. Kabarnya update versi ini menyimpan bug alias masalah yang sangat mengganggu.
Bug di update macOS 12.2 dilaporkan sejumlah pengguna membuat baterainya bocor alias habis padahal laptop MacBook dalam keadaan sleep. Baterai dilaporkan bisa habis dalam waktu semalam ketika laptop di mode sleep.
Sementara itu, leakster kenamaan Twitter, Dylan, membagikan informasi soal rencana Apple terkait iPhone berlayar lipat. Dylan menyebut bahwa Apple tengah mengembangkan dan menguji sejumlah prototipe terkait dengan layar berkemampuan dilipat.
Dylan menyebut saat ini masih banyak kompromi yang perlu dilakukan terkait teknologi layar lipat. Selain itu, terdapat kekhawatiran terkait masa depan pasar smartphone layar lipat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News