Microsoft memperkenalkan dua model kecerdasan buatan (AI) pertamanya, MAI-Voice-1 dan MAI-1-preview.
Microsoft memperkenalkan dua model kecerdasan buatan (AI) pertamanya, MAI-Voice-1 dan MAI-1-preview.

Microsoft Gelar Model AI Internal Pertama untuk Copilot

Lufthi Anggraeni • 01 September 2025 18:15
Jakarta: Microsoft memperkenalkan dua model kecerdasan buatan (AI) pertamanya, MAI-Voice-1 dan MAI-1-preview. Langkah ini merupakan sinyal kuat bahwa Microsoft mulai mengurangi ketergantungan pada teknologi model besar dari OpenAI seperti GPT.
 
Mengutip BGR, langkah ini juga mengindikasikan upaya Microsoft dalam memperkuat strategi kemandiriannya di ranah AI. Sebagai informasi, MAI-Voice-1 adalah model generasi suara alami berkemampuan menghasilkan satu menit audio dalam kurun waktu kurang dari satu detik dengan satu GPU.
 
Kemampuan ini diklaim menjadikan MAI-Voice-1 sebagai sebagai salah satu sistem sintesis suara paling efisien di dunia saat ini. Model ini kini sudah diintegrasikan ke dalam fitur Copilot Daily dan Podcast, serta tersedia di Copilot Labs.

Dengan demikian, pengguna dapat mencoba dan kustomisasi suara serta gaya penyampaiannya. Kepala AI Microsoft Mustafa Suleyman mengatakan bahwa model ini sangat efisien dan ekspresif, cocok untuk pengalaman interaktif seperti storytelling, meditasi terpandu, atau dialog bergaya pilih-sendiri-alur cerita.
 
Sementara itu, MAI-1-preview adalah model bahasa besar (LLM), dirancang untuk kebutuhan konsumen. Model ini dilatih secara menyeluruh dengan arsitektur mixture-of-experts menggunakan sekitar 15.000 GPU Nvidia H100.
 
Microsoft menjelaskan bahwa hal tersebut bertujuan untuk dapat memahami instruksi dan menyediakan jawaban berguna untuk pertanyaan sehari-hari. Model ini saat ini sedang diuji publik melalui platform benchmark LMArena.
 
Microsoft juga berencana meluncurkan model ini secara bertahap untuk beberapa fitur berbasis teks dalam Copilot, sambil terus mengoptimalkan berdasarkan masukan pengguna. Kendati peluncuran kedua model ini punya arti strategis, Microsoft tidak segera mengakhiri kolaborasinya dengan OpenAI.
 
Akses ke model GPT terbaru masih sangat membantu Copilot berkembang secara signifikan tanpa harus membangun model dari nol. Microsoft AI menyatakan bahwa model internal ini tidak ditujukan untuk penggunaan enterprise, sektor yang umumnya menjadi fokus Copilot dalam mempromosikan fitur produktivitas.
 
Menurut Suleyman, fokus saat ini adalah pada konsumen—memanfaatkan data pengguna yang luas untuk mengoptimalkan performa model AI internal. Langkah peluncuran MAI ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Microsoft untuk mengembangkan portofolio model lebih beragam.
 
Microsoft terfokus untuk mencakup orkestrasi berbagai model spesialis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan intensi pengguna berbeda melalui seluruh ekosistem Copilot. Investasi besar Microsoft di infrastruktur AI, termasuk kehadiran superkomputer GB200 dan potensi menghadirkan API MAI kepada pengembang eksternal.
 
Investasi ini menggarisbawahi ambisi besar Microsoft untuk mandiri secara teknologi, serta mengurangi ketergantungan dan biaya terkait OpenAI.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan