NEWSTICKER
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi,  Mohammed bin Salman, dan Pendiri Amazon, Jeff Bezos. (The New York Post)
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dan Pendiri Amazon, Jeff Bezos. (The New York Post)

Putra Mahkota Arab Saudi Diduga Bobol Ponsel Bos Amazon via WhatsApp

Teknologi teknologi amazon cyber security
Cahyandaru Kuncorojati • 22 Januari 2020 15:31
Jakarta: Peretasan merupakan jenis serangan siber yang semakin kerap terjadi dan dianggap lumrah sekaligus gawat di perkembangan teknologi saat ini. Namun hal ini menjadi perhatian ketika peretasan melibatkan sosok terkenal termasuk jabatan atau statusnya.
 
Secara mengejutkan berita mengenai peretasan yang banyak dibahas hari ini adalah aksi peretasan ponsel miliuner pendiri Amazon Jeff Bezos yang diduga dilakukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Ditambah peretasan ini cukup mengerikan karena dilakukan lewat aplikasi populer WhatsApp.
 
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media The Guardian. Berdasarkan informasi dari narasumber pihak Amazon yang dirahasikan identitasnya, ponsel Bezos telah diretas pada tahun 2018. Metode peretasan yang terkuak menyeret nama Mohammed bin Salman sebagai pelaku peretasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diketahui bahwa ponsel Bezos mengalai peretasan setelah menerima pesan singkat berisi video yang dikirimkan Mohammed bin Salman. Hasil forensik digital menemukan bahwa video tersebut ternyata disusupi malware yang dikendalikan untuk melakukan peretasan.
 
Meskipun begitu tidak ada petunjuk apakah hal ini sengaja dilakukan atau diketahui oleh Mohammed bin Salman. Pihak Kerajaan Arab Saudi dikabarkan telah membantah tuduhan yang berkembang dan meminta waktu melakukan investigasi mendalam.
 
Beberapa investigasi melaporkan bahwa kemungkinan akun WhatsApp milik Mohammed bin Salman digunakan sebagai kedok aksi melakukan peretasan ponsel Bezos. Tujuannya agar hal tersebut tidak dicurigai, dikutip dari The New York Times.
 
Bezos sendiri tahun lalu telah bertemu langsung dengan Mohammed bin Salman untuk membahas kerja sama pengembangan teknologi di Arab Saudi. Bezos diketahui juga menjadi pemilik dari media The Washington Post.
 
Hal ini kemudian mendorong munculnya dugaan atas rasa tidak suka Kerajaan Arab Saudi karena The Washington Post sangat agresif dalam memberitakan kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi yang terkenal keras mengkritisi keluarga kerajaan.
 
Konsultan keamanan pribadi Bezos disebut melaporkan bahwa sejak ponsel atasannya diretas diketahui ada banyak data yang dicuri. Namun dia yang identitasnya dirahasikan tidak mau membeberkan data apa saja. Diduga kuat kabar kehidupan pribadi Bezos yang beredar juga berasal dari data yang diretas.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif