Peluncuran itu akan dilakukan besok, 00.33 ET atau pada 12.33 WIB dari Kennedy Space Center di Florida. SpaceX akan mencoba meluncurkan satelit komunikasi, Hispasat 30W-6 ke orbit transfer geostationer. Misi ini memiliki rentang waktu peluncuran dua jam, lapor Ars Technica.
Masih belum diketahui apakah SpaceX akan mencoba mendaratkan stage pertama dari Falcon 9, seperti yang biasa mereka lakukan. Namun, satelit yang roket Falcon 9 bawa kali ini memiliki berat lebih dari 6 metrik ton, sekitar setengah ton lebih berat dari beban yang biasa Falcon 9 bawa ke orbit geostationer.
Karena itu, kemungkinan, roket ini akan menghabiskan hampir semua bahan baharnya untuk meluncurkan satelit itu ke orbit transfer geostationer. Itu artinya, roket itu akan sulit untuk melakukan pendaratan terkendali dengan sisa bahan bakar yang ada.
Jika peluncuran satelit Hispasat memang tidak ditunda, maka SpaceX dapat mencapai peluncuran ke-50 lebih cepat dari para pesaingnya.
SpaceX hanya memerlukan waktu 7 tahun 9 bulan untuk mengirimkan roketnya yang ke-50. Sebagai perbandingan, roket Atlas V membutuhkan waktu 9 tahun 7 bulan untuk mencapai peluncuran ke-50.
Tahun lalu, SpaceX berhasil mengirimkan 18 roket. Jumlah total roket yang sukses dikirimkan oleh SpaceX tahun lalu mencapai dua kali lipat dari total peluncuran Atlas V pada era keemasannya. Tahun ini, SpaceX menyebutkan bahwa mereka ingin mengirimkan lebih dari 20 Falcon 9.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News