Logo EA dan Steam.
Logo EA dan Steam.

Game EA Kembali Masuk Steam dengan Catatan Khusus

Teknologi games electronic arts steam
Cahyandaru Kuncorojati • 30 Oktober 2019 08:51
Jakarta: Steam kali ini mengalami kemenangan kecil dari Epic Games Store. Electronic Arts (EA) baru saja menyatakan kembali merilis game mereka di daftar layanan Steam.
 
Sedikit kembali ke belakang, sekitar tahun 2011 EA memustuskan untuk menyediakan platform distribusi sendiri bernama Origin. Di akun Twitter resmi EA kemarin mereka menyatakan bekerja sama dengan Steam mulai bulan depan.
 
Hal ini ditandai dengan kehadian game terbaru mereka, Star Wars Jedi: Fallen Order yang akan dirilis pada 15 November dan kini sudah bisa dipesan melalui Steam. EA juga menyebut akan membawa beberapa game single-player maupun multiplayer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya, franchise terlarisnya The Sims 4 dan Unravel Two. Di game multiplayer ada FIFA 20, Battlefield V, dan Apex Legends yang baru akan tersedia tahun depan. EA mengungkapkan bahwa mereka sedang berusaha agar akun di EA Origin dan Steam bisa terhubung berteman dan bermain bersama.
 
EA menjanjikan ada lebih dari 80 game di daftar katalog EA Origin yang bakal tersedia di Steam. Namun, EA tidak memberikan penjelasan mengenai layanan berlangganan mereka yaitu EA Origin Access dan Origin Access Premier, apakah akan tersedia juga via Steam atau tidak.
 
EA Origin Access merupakan layanan berbayar bulanan yang memberikan kebebasan bagi gamer untuk memainkan semua game milik EA tanpa harus membeli game satu per satu. Layanan ini eksklusif hanya untuk platform PC.
 
Sayangnya, beberapa media mengaku menemukan catatan mengenai kekurangan dari kerja sama ini. Ternyata, gamer yang nantinya bisa membeli game buatan EA di Steam tetap harus mengunduh dan memasang game launcher EA di PC mereka.
 
Artinya, kerja sama ini tidak ikut mengurangi jumlah aplikasi game launcher yang harus memakan memori di PC. Hal ini diketahui dari catatan game Star Wars Jedi: Fallen Order di Steam yang mewajibkan game tetap membutuhkan EA game launcher untuk memainkannya.
 
Meskipun demikian, kondisi ini mungkin saja berubah ke depannya, mengingat ini masih tahap awal EA kembali duduk berdampingan dengan Steam.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif