Acer Bersiap Gelar Predator League 2019

Lufthi Anggraeni 30 Oktober 2018 16:23 WIB
gamesaceresport
Acer Bersiap Gelar Predator League 2019
(kiri) Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang meresmikan pembukaan Acer Predator League 2019.
Jakarta: Acer mengumumkan kesiapannya untuk menyelenggarakan kompetisi gaming tahunannya, Predator League pada tahun 2019.

Pada gelaran kompetisi tahun depan ini, Acer menyebut akan juga melombakan game PUBG, memdampingi game DOTA 2 yang juga dilombakan pada Predator League 2018.

"Acer Predator League 2019 akan lebih besar dibandingkan dengan tahun 2018. Karena tidak hanya jumlah negara peserta pada tahun 2019 lebih banyak, juga hadiah yg kami siapkan untuk pemenang juga lebih banyak," ujar Presiden Direktur Acer Indonesia Herbert Ang.


Pada gelaran kompetisi tahun 2019 mendatang, Acer Predator League akan melibatkan oleh 14 negara di Asia Pasifik, yaitu Australia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Vietnam, Thailand, Hong Kong, Tiongkok, Jepang, Korea, dan Taiwan.

Selain itu, Acer menjanjikan hadiah total sebesar USD400 ribu, atau sekitar Rp6 miliar, untuk pemenang game. Sementara itu, Acer juga menyebut penyelenggaraan tahun ini juga dimeriahkan oleh kontestan hasil penyisihan di 16 iCafe di 14 kota di Indonesia.

Jika tahun 2018 Jakarta menjadi tuan ruma babak final Predator League, maka pada penyelenggaraan Predator League 2019, Bangkok, Thailand akan mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah babak final ajang tahun depan.

Sebagai informasi, pendaftaran peserta kompetisi akan dimulai secara serentak, dan gamer yg berminat dapat mengunjungi situs Predator League, untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Sementara itu, proses kualifikasi untuk game Dota 2 mulai pada tanggal 12 November, sedangkan PUBG mulai tanggal 26 November, selama dua bulan mendatang.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.