Forsaken Kingdom menjadi ekspansi cerita resmi pertama untuk Warcraft 3 sejak peluncuran The Frozen Throne pada 23 tahun lalu. Langkah ini sekaligus menjawab kerinduan komunitas yang telah lama menantikan pengembangan lore Warcraft di luar lini World of Warcraft dan Hearthstone.
Blizzard mengonfirmasi bahwa Forsaken Kingdom merupakan kampanye dua bagian yang membawa pemain menjelajahi asal-usul Undercity. Selain mengungkap sejarah kota bawah tanah tersebut, cerita ini juga menghadirkan kembali faksi Scarlet Crusade serta deretan karakter ikonik, salah satunya Sylvanas.
Kampanye ini menawarkan durasi permainan hingga lebih dari 30 jam. Blizzard juga memperkenalkan unit hero netral baru di Tavern, yaitu Forsaken Paladin, pahlawan Tavern pertama yang ditambahkan ke Warcraft 3 sejak Alchemist dan Firelord hadir pada 2004.
Sinopsis Kampanye
Latar belakang Forsaken Kingdom mengambil salah satu momen paling krusial dalam sejarah lore Warcraft, yakni ketika Arthas kembali dari Northrend setelah membunuh ayahnya. Narasi berpusat pada pahlawan baru bernama Garek Bandariaon, seorang letnan penjaga yang berjuang mempertahankan tanah airnya dari serbuan Scourge di kawasan Andorhal dan Stratholme.Fokus utama cerita menekankan proses pembentukan faksi Forsaken di dalam Undercity yang dibangun di bawah reruntuhan ibu kota Lordaeron. Perjalanan ini sekaligus mengungkap takdir Garek yang kelak menjadi Forsaken Paladin pertama. Narasi tersebut menjadi jembatan sejarah antara akhir peristiwa The Frozen Throne dan awal mula kisah World of Warcraft.
Pembaruan Fitur dan Mode Grafis Baru
Bersamaan dengan peluncuran kampanye Forsaken Kingdom, Blizzard turut merilis pembaruan gratis berukuran besar untuk Warcraft 3: Reforged. Pembaruan ini menghadirkan gaya visual ketiga yang dinamakan Definitive Edition, dirancang khusus untuk memenuhi harapan pemain terhadap perbaikan grafis game.Selain peningkatan visual, pembaruan ini memperbaiki berbagai bug, menyempurnakan fitur World Editor untuk pembuat peta, serta meningkatkan batas seleksi unit hingga 24 unit sekaligus. Pembaruan sistem ini memberikan dampak signifikan pada kenyamanan bermain, terutama di mode multiplayer.
Langkah perbaikan besar-besaran ini dinilai sebagai upaya Blizzard untuk menebus kegagalan Warcraft 3: Reforged saat pertama kali meluncur pada Januari 2020. Kala itu, gaem remaster ini sempat menuai kritik tajam akibat masalah teknis, penurunan kualitas grafis dari janji awal, serta pembatasan hak cipta pada editor peta.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)