Cara Unlock Skin Wylder di Elden Ring Nightreign.
Cara Unlock Skin Wylder di Elden Ring Nightreign.

Cara Unlock Skin Wylder di Elden Ring Nightreign

Mohamad Mamduh • 18 Juni 2025 21:09
Jakarta: Elden Ring: Nightreign, seri terbaru dari waralaba Elden Ring garapan FromSoftware, memperkenalkan sistem karakter yang berbeda dari versi orisinalnya.
 
Tidak seperti Elden Ring sebelumnya yang menghadirkan fitur pembuatan karakter penuh, Nightreign hanya menawarkan sejumlah karakter siap main. Namun, setiap karakter memiliki sejumlah opsi kustomisasi yang bisa dibuka dalam bentuk skin atau kostum alternatif dan karakter pertama yang akan dimainkan oleh gamer adalah Wylder, seorang petarung serbabisa dengan senjata andalan berupa greatsword.
 
Wylder tak hanya memiliki skin default, namun juga berbagai kostum tambahan seperti Dawn, Darkness, Remembrance, serta dua skin spesial yang terinspirasi dari karakter dan baju zirah legendaris dalam semesta Dark Souls. Untuk membuka seluruh koleksi skin milik Wylder, pemain wajib menyelesaikan dua konten utama, yakni Night Aspect Expedition dan misi bertajuk Wylder’s Remembrance Quest.

Skin Default: Simpel tapi Fungsional

Sebagai tampilan awal Wylder, skin ini akan sering dilihat pemain di awal permainan. Desainnya menonjolkan unsur kepraktisan: bahan kain dan kulit mendominasi, sementara elemen logam hanya ditempatkan pada bagian vital sebagai pelindung tambahan. Helm dengan sayap dan pola pada tunik memberi nuansa Nordik. Di lengan kiri, terlihat senjata khas Wylder berupa arm-mounted crossbow.

Skin Darkness: Tampilan Ksatria Kegelapan

Dibuka setelah menyelesaikan dua ekspedisi, Darkness Skin menawarkan versi gelap dari tampilan Wylder. Helm kehilangan sayapnya, dan digantikan jubah hitam panjang dengan aksen ungu. Logam menjadi abu-abu gelap dan kain kulit berubah hitam. Percikan warna ungu tampak seperti simbol dari infeksi "Night Corruption". Skin ini cocok untuk pemain yang menyukai tampilan ala Dark Knight dan ingin tampil garang di medan pertempuran.

Skin Abysswalker: Homage untuk Artorias

Setelah menyelesaikan ekspedisi terakhir "Night Aspect", pemain dapat membuka Abysswalker Skin, yang memungkinkan Wylder mengenakan zirah milik Artorias, tokoh legendaris dari Dark Souls. Armor ini pertama kali muncul di Dark Souls, dan kembali sebagai set "Wolf Knight" di Dark Souls 3. Kesan mendalam diberikan oleh cerita paralel antara Wylder dan Artorias, keduanya terlibat dalam perjuangan melawan kegelapan demi orang tercinta, namun keduanya harus menghadapi kenyataan pahit di akhir kisah.

Wylder sendiri diketahui mencari seseorang yang memiliki anting serupa miliknya yang ternyata adalah saudara perempuannya. Sayangnya, sang saudari merupakan The Priestess/The Duchess yang terikat dengan Roundtable Hold. Jika Nightlord dikalahkan, dia akan menghilang bersama tempat itu. Untuk menyelamatkannya, Wylder berniat mengambil alih posisi Nightlord dan membentuk kembali Roundtable Hold, sebuah pengorbanan yang mencerminkan tragisnya jalan hidup Artorias.

Skin Lion Knight: Baju Zirah Sang Dewa Perang

Kostum ikonik ini dikenakan setelah menyelesaikan Night Aspect dan melakukan pembelian. Lion Knight Armor, yang dikenal sebagai Faraam Armor dari Dark Souls 2, menampilkan helm bergambar ksatria pembunuh naga. Armor ini berbobot berat, bagian atasnya didominasi logam dan mantel bulu tebal, sedangkan bagian bawah tetap ringan dengan kain dan kulit.
 
Skin ini juga menarik karena berkaitan dengan teori bahwa Faraam adalah nama lain dari Gwyn’s Firstborn, Dewa Perang yang diasingkan karena berpihak pada naga kuno. Helm Faraam, lambang Warriors of Sunlight, serta keberadaan Nameless King di Archdragon Peak memperkuat teori bahwa ia dan Faraam adalah satu sosok yang sama.

Skin Dawn: Kilau Keemasan

Skin ini bisa dibeli setelah menyelesaikan dua ekspedisi. Dibandingkan versi awal, Dawn Skin memberikan nuansa kemewahan dari kerajaan Leyndell. Logam pada armor berubah menjadi emas, jubah menjadi lebih panjang dan bergaya dengan pinggiran emas. Helm berubah bentuk dengan sayap lebih tinggi dan ramping. Namun perubahan paling aneh adalah tunik yang tampak diwarnai emas secara acak, seolah terkena noda, bukan sengaja diwarnai.

Skin Remembrance: Makna dalam Kesederhanaan

Skin terakhir ini terbuka setelah menyelesaikan Remembrance Quest milik Wylder. Meski terlihat hampir sama dengan skin default, satu-satunya perubahan adalah bros kecil di jubahnya. Bros ini, menurut jurnal yang terbuka bersama skin-nya, adalah pemberian dari saudari Wylder. Skin ini mewakili tekad dan harapan Wylder untuk menyelamatkan sang saudari dari kehancuran.
 
Kesimpulan: Elden Ring Nightreign menghadirkan lebih dari sekadar pertempuran epik, ada narasi mendalam, simbolisme, dan koneksi ke semesta Dark Souls yang memperkaya pengalaman. Koleksi skin milik Wylder bukan hanya kosmetik, melainkan representasi dari perjalanan emosional dan pertarungan batin yang membentuk siapa dirinya.
 
Pemain yang ingin menggali cerita lebih dalam pasti akan menikmati tiap detilnya, dari Armor Artorias hingga bros kenangan dari sang saudari.
 
(Valesca Saputra)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA