CEO sekaligus Co-founder Agate, Arief Widhiyasa.
CEO sekaligus Co-founder Agate, Arief Widhiyasa.

Agate Siapkan Game Rasa Indonesia untuk PlayStation 5

Cahyandaru Kuncorojati • 10 Juli 2019 15:34
Jakarta: Studio game lokal Agate masih konsisten dalam membesarkan nama dan karya Indonesia di industri game global. Informasi terbaru yang diberikan Agate adalah mereka sedang menyiapkan game terbaru bernama Project Brightlands.
 
Project Brightlands menargetkan platform next-gen seperti PlayStation 5 maupun konsol dan perangkat gaming terbaru. Ini menarik karena perusahaan lokal seperti Agate ternyata sudah siap berkarya di platform terbaru.
 
"Kenapa kita targetkan next-gen console karena di setiap platform baru biasanya akan ada gamer atau pengguna baru. Jadi kita mau mendapatkan para pemain baru ini untuk mencoba mengembangkan game terbaru," tutur CEO sekaligus Co-founder Agate, Arief Widhiyasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sebuah teaser yang dipamerkan Arief, diperlihatkan bahwa Project Brightlands membuat environment atau alam di dalam game menjadi salah satu kekuatan dan keunikannya. Diperlihatkan environment di Project Brightlands tidak hanya sekadar cerah tapi menyerupai kondisi alam Asia Tenggara.
 
"Dari riset yang kami lakukan kepada game dan gamer global ternyata banyak dari mereka yang tidak menyajikan environment seperti gunung vulkanik serta kondisi alam khas Asia Tenggara. Justru hal tersebut membuat mereka penasaran," tutur Arief.
 
Dia menjelaskan bahwa selama ini, game global tidak bisa menangkap dan menyajikan kondisi alam Asia Tenggara atau kawasan tropis, misalnya Bali, dengan sempurna bila kawasan tersebut ditampilkan dalam game. Memang, Arief menyebut bahwa environment di Project Brightlands terinspirasi dari kondisi alam di Bali.
 
Selain environment di dalam game, Arief berkata, Agate juga akan memasukkan elemen lokal Indonesia lain ke dalam game ini. Sayangnya, Arief belum memberikan informasi pasti gameplay yang akan ditawarkan Project Brightlands. Dia mengakui bahwa game ini sedang digarap dan direncanakan rilis tahun 2020 atau 2021.
 
Selain menyiapkan game untuk platform konsol generasi terbaru, Agate juga masih terus memoles game Valthirian Arc yang sudah lebih dulu sukses membuat Agate terkenal di industri game internasional karena laris manis dalam waktu sangat cepat dan hadir di PlayStation 4 serta Nintendo Switch.
 
"Valthirian Arc versi terbaru yang dirilis di Eropa akan hadir dengan dua versi subtitles yaitu Bahasa Indonesia dan Sunda. Bahkan beberapa aksara yang terlihat di dalam game, ada aksara daerah Tanah Air. Jadi, tanpa disadari gamer internasional nantinya akan mengenali konten tersebut dan mengetahui bahwa asalnya dari Indonesia," jelas Arief.
 
Valthirian Arc sempat berhasil meraih posisi kedua di Best New Game layanan Steam (PC) kawasan Inggris kurang dari 24 jam setelah dirilis. Game ini menjadi game lokal pertama yang juga hadir ke platform PlayStation.
 
Selain itu, game tersebut juga berhasil mencapai break event point atau balik modal dalam waktu tiga bulan setelah dirilis. Hasil penjualan dengan nilai belasan miliar rupiah berhasil menutup biaya pembuatan game yang memakan waktu 2,5 tahun.
 
(ELL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif