Adegan di mode Raid dari Operation Dark Hours.
Adegan di mode Raid dari Operation Dark Hours.

Operation Dark Hours Bawa Mode Raid ke The Division 2

Teknologi games ubisoft
Cahyandaru Kuncorojati • 16 Mei 2019 10:40
Jakarta: The Division 2 terus mendapatkan update dari Ubisoft. Terbaru adalah Operation Dark Hours yang awalnya dijadwalkan rilis 25 Mei. Namun, konten ini akhirnya akan dirilis global pada 17 Mei 2019 secara gratis.
 
Operation Darks Hours tidak akan menyajikan tambahan cerita yang banyak, tetapi dipastikan menampilkan opsi mode permainan terbaru yang lebih menantang. Kali ini misi operasi tidak akan hanya dimainkan oleh empat pemain, melainkan hingga delapan pemain dalam satu tim.
 
Dari rilis yang diberikan Ubisoft, Operation Dark Hours menyajikan mode Raid. Mode di dalam misi operasi dimainkan oleh delapan pemain sekaligus yang akan melakukan serangan ke basis musuh dengan beragam kelas dan boss.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ubisoft menjamin tingkat kesulitan dari bot di Operation Dark Hours akan lebih tinggi. Hal ini menantang delapan pemain bekerja sama sebagai tim dan menemukan sistem mekanik atau strategi yang tepat untuk menyelesaikan misi.
 
Diceritakan bahwa Operation Dark Hours akan menawarkan misi yang cukup panjang. Agent The Division akan berusaha merebut kembali Washington National Airport yang dikuasai oleh basis pasukan Black Tusk.
 
Tentu saja dalam misi pertama dari mode Raid ini akan menyajikan beragam hadiah menarik. Mulai dari loot dan item exclusive hingga kesempatan kedepalan pemain untuk diabadikan selamanya dalam lukisan di lokasi Gedung Putih atau Base Operation di dalam game.
 
Kesempatan ini hanya akan bisa diperoleh tim yang berhasil menjadi yang pertama menyelesaikan Operation Dark Hours. Untuk bisa mengakses misi operasi pemain akan benar-benar diuji.
 
Operation Dark Hours hanya bisa diakses oleh pemain yang sudah mencapai World Tier 5 dan menyelesaikan misi Tidal Basin atau basis terbesar dari pasukan Black Tusk. World Tier 5 sendiri menjanjikan gaya permainan yang lebih menantang dan sulit.
 
Ubisoft mengklaim pemain atau Agent The Division berpengalaman sekalipun harus bekerja sama dan berkomunikasi dengan anggota tim saat melakukan penyerangan. Bot atau AI di dalamnya dirancang Ubisoft lebih hebat dan pintar, bertindak seperti gamer manusia.
 

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif