Pengembang Rockstar Games bersama penerbit Take-Two Interactive menegaskan bahwa GTA 6 masih direncanakan meluncur pada 19 November 2026, dengan tingkat kepercayaan yang disebut lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Dikutip dari laporan situs Gamespot, kepastian ini disampaikan Take-Two dalam laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal 2026. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menegaskan bahwa peluncuran GTA 6 tetap menjadi agenda utama menjelang tahun fiskal 2027, dengan aktivitas pemasaran Rockstar dijadwalkan dimulai pada musim panas 2026.
Seiring mendekatnya jadwal rilis, berbagai rumor terkait peluncuran GTA 6 ikut bermunculan. Salah satu yang sempat ramai adalah dugaan bahwa game ini akan dirilis secara digital saja, sementara versi fisik menyusul di kemudian hari demi menghindari kebocoran.
Rumor tersebut ditepis langsung oleh CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick. Dalam wawancara setelah paparan kinerja keuangan, Zelnick menegaskan bahwa menunda rilis fisik bukan bagian dari rencana perusahaan. Artinya, GTA 6 tetap akan tersedia dalam format fisik sejak hari pertama peluncuran, bersamaan dengan versi digital.
Zelnick juga menyampaikan rasa optimisme terhadap jadwal rilis November 2026. Ia menyebut tingkat keyakinannya saat ini berada di level tertinggi, terutama karena Take-Two dan Rockstar sudah mulai memasuki fase persiapan pemasaran.
Menurutnya, semakin dekat sebuah proyek ke tahap marketing, semakin besar pula kepercayaan diri perusahaan terhadap kesiapan produk. Pernyataan ini menjadi sorotan, mengingat GTA 6 sebelumnya sempat mengalami penundaan dari rencana awal.
GTA 6 disebut sebagai salah satu game paling dinantikan sepanjang masa, bahkan sebelum cuplikan gameplay resmi dirilis ke publik. Hingga kini, Rockstar baru menampilkan dua trailer sinematik yang memperkenalkan dua karakter utama, Duval dan Lucia Caminos, serta latar Leonida, Florida, termasuk kembalinya Vice City.
Di tengah antusiasme tersebut, GTA 6 juga tak lepas dari berbagai isu, mulai dari kebocoran materi palsu berbasis AI yang sempat viral, hingga sorotan terhadap kebijakan internal Rockstar. Tetap saja, perhatian publik terhadap game ini tetap sangat tinggi dan berpotensi memberi dampak besar bagi industri game secara global.
Di luar GTA 6, Take-Two juga menegaskan bahwa Grand Theft Auto V masih mencatatkan performa penjualan luar biasa. Hingga saat ini, GTA 5 telah terjual lebih dari 225 juta kopi, menjadikannya salah satu game terlaris sepanjang sejarah.
Take-Two menyebut kinerja kuat GTA Online, termasuk pembaruan Safehouse in the Hills, turut berkontribusi pada pencapaian tersebut. Secara keseluruhan, Take-Two membukukan net bookings sebesar USD1,76 miliar pada kuartal terakhir, dan meningkatkan proyeksi pendapatan tahunan berkat performa yang melampaui ekspektasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News