Prince of Persia: The Sands of Time.
Prince of Persia: The Sands of Time.

Proyek Versi Remake Game Prince of Persia: The Sand of Time Dilanjutkan!

Teknologi game ubisoft
Cahyandaru Kuncorojati • 04 Mei 2022 08:06
Jakarta: Setelah diumumkan pertama kali di 2020 dan tertunda selama setahun akhirnya game Prince of Persia: The Sands of Time versi remake bakal kembali dikerjakan. Kabar bahagia bagi para gamer ini disampaikan langsung oleh akun Twitter resmi @princeofpersia.
 
Sebelumnya proyek ini sudah ditangani oleh tim Ubisoft Pune dan Ubisoft Mumbai namun tahun lalu diumumkan bahwa proyek ini akan tertunda hingga waktu yang tidak diketahui. Kini keputusan terbaik Ubisoft dinilai sudah tepat dengan menyerahkan proyek ini kepada studio pencipta versi orisinal.
 
“Pengerjaan Prince of Persia: The Sands of Time akan dipimpin oleh Ubisoft Montreal, tempat lahir dari trilogi Sands of Time,” tulis akun Twitter tersebut. Ubisoft Montreal akan meneruskan hasil yang dikerjakan dua studio sebelumnya hingga saat ini.
 
Prince of Persia merupakan salah satu franchise legendaris dan sukses dari Ubisoft. Di sini ditawarkan gameplay platformer dengan sentuhan aksi dan puzzle. Sama seperti sejumlah franchise game populer, seri game ini diadaptasi ke film tahun 2010 dibintangi Jake Gyllenhaal sebagai Prince Dastan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya nasib versi film dari game ini tidak begitu sukses seperti versi adaptasi Assassin’s Creed yang juga dilakukan Ubisoft. Namun Prince of Persia: Sands of Time mendapatkan nilai positif dari industri game.
 
Prince of Persia: Sands of Time menyajikan fitur unik yaitu kemampuan untuk mengulang kembali waktu dan memperlambat momentum atau gerakan di dalam game. Hal ini sebagai bagian dari kemampuan belati (dagger) yang memiliki kemampuan magis untuk memutar kembali waktu.
 
Di dalam game, saat pemain jatuh dan tewas maka mereka bisa mengulangi momen tersebut beberapa detik dibandingkan mengulang dari checkpoint terakhir. Hal ini mendorong pemain untuk berimprovisasi dalam setiap momen.
 
Elemen parkour dan akrobatik di dalam game Prince of Persia juga menjadi inspirasi ke depannya bagi kelahiran franchise lain Ubisoft yaitu Assassin’s Creed yang di seri pertama mengambil lokasi sama, Alamut di Iran.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif